Tiga Raperda Inisiatif DPRD Gunungkidul Masuk Tahap Pembahasan
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.
Suasana di kawasan Embung Batara Sriten di Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar. Foto diambil belum lama ini./Istimewa/Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul bekerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) menggelar acara Table Top Handayani dengan tema Explore Gunungkidul, Selasa (30/5/2023). Kegiatan tersebut sebagai sarana mempromosikan wisata di Bumi Handayani.
Kepala BPPD Gunungkidul, Warsidi mengatakan, table top handayani diselenggarakan dengan melakukan pertemuan antara pelaku usaha dengan biro agen perjalan wisata di satu lokasi. Pertemuan itu diharapkan menjadi ajang promosi dalam mengenalkan potensi wisata di Gunungkidul.
“Makanya kami gunakan tema Explore Gunungkidul,” kata Warsidi, Selasa siang.
BACA JUGA: Kasus Korupsi Perawatan SSA Bantul Dinyatakan P21, Tersangka Segera Disidang
Dia menjelaskan, untuk pelaku usaha di Gunungkidul ada 26 pengusaha. Adapun sektor yang ditekuni mulai dari perhotelan, restoran, pengelolaan destinasi wisata hingga layanan catering.
“Untuk agen biro perjalanan wisata kami mengundang dari luar daerah khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur sebanyak 50 agen,” ungkapnya.
Menurut Warsidi, untuk lebih memperkenalkan potensi wisata, puluhan agen ini juga sudah mengunjungi sejumlah destinasi unggulan. Diharapkan dalam pertemuan menjadi langkah awal dalam memperkuat sektor pariwisata dan peran daerah dalam industri pariwisata di tingkat nasional.
“Kami akan terus berupaya membantu pemkab dalam mempromosikan wisata di Gunungkidul,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyambut baik diselenggarakannya table top Handayani yang mempertemukan pelaku usaha dengan agen perjalanan wisata. Diharapkan pertemuan memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor kepariwisataan.
Menurut dia, pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan di Gunungkidul karena memberikan dampak yang luas terhadap upaya menyejahterakan masyarakat. Oleh karenanya pengembangan terus dilakukan agar wisata terus bisa tumbuh dan hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat.
“Saya yakin pariwisata Gunungkidul akan semakin maju,” katanya.
BACA JUGA: Tahun Ini Sektor Pariwisata di Gunungkidul Akan Semakin Moncer, Benarkah?
Meski demikian, Sunaryanta mengakui masih banyak yang harus dipenuhi. Salah satunya terkait dengan penguatan di sektor UMKM karena dari 30.000 usaha, yang dapat menembus pasar modern baru sekitar 40 usaha.
“Pengembangan UMKM sangat penting karena bisa mendukung di sektor wisata. Jadi, upaya pendampingan terus dilakukan agar kualitas produk semakin baik dan bisa dipasarkan secara luas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.
Teknik stutter step jadi tren di Piala Dunia 2026. Mbappe sukses, Messi & Kane sempat gagal, Neymar pensiun usai eksekusi. Ini kisah di balik penalti.
Hasil FP1 MotoGP Jerman 2026: Raul Fernandez tercepat, kalahkan Marquez 0,051 detik. Bagnaia posisi 19. Persaingan sengit di Sachsenring.
Rekomendasi HP terbaik untuk usia 40 tahun ke atas: Samsung Galaxy A56, Redmi Note 15 Pro, iPhone 16e, vivo V60, Oppo Reno15, A36, dan realme C85. Layar besar,
Presiden Prabowo mengungkap 240 BUMN telah ditutup dan menargetkan 800 perusahaan ditertibkan hingga akhir 2026. Langkah ini disebut menghemat hampir Rp70 trili
Stadion Sultan Agung Bantul mulai direnovasi untuk menyambut Super League dan Championship musim 2026/2027. PSIM Jogja dan Persiku Kudus akan menggunakan SSA.