Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Anggota Forpi Jogja Baharudin Kamba (kanan) memeriksa dokumen PPDB yang ditemukan adanya dugaan pelanggaran./Isitimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Forum Pemantau Independen (Forpi) Jogja menemukan dugaan pelanggaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP. Dugaan pelanggaran PPDB tersebut ada dalam seleksi jalur zonasi wilayah, di mana peserta pendaftar menumpang alamat dan kartu keluarga (KK) kerabat yang dekat dengan SMP yang dijadikan sasaran pendaftaran.
Temuan dugaan pelanggaran tersebut ditemukan saat Forpi Jogja mengecek verivikasi PPDB di SMPN 5 Jogja dan SMPN 8 Jogja. Dalam pemeriksaan Forpi Jogja terdapat beberapa dokumen pendaftaran calon siswa yang dalam kartu keluarganya berstatus keluarga lain.
“Menariknya, fenomena status 'famili lain' sebaran domisilinya dekat dengan sekolah-sekolah unggulan. Seperti di SMP Negeri 5 dan SMP Negeri 8 Kota Jogja. Sama dengan PPDB tahun sebelumnya. Meskipun tanggal diterbitkan KK tersebut sudah satu tahun,” kata anggota Forpi Jogja, Baharudin Kamba, Minggu (18/6/2023).
BACA JUGA: Pengajuan Token PPDB SMA/SMK DIY Belum Terverifikasi, Ini Penjelasan Disdikpora DIY
Selain status dalam keluarga yang tercatat sebagai famili lain, Kamba juga menemukan dugaan pelanggaran lain. “Contohnya lainnya ada seorang perempuan dengan status kawin tercatat. Statusnya sebagai kepala keluarga. Namun, dalam KK tersebut tidak terdapat suaminya. Hanya ada perempuan tersebut dan dua anaknya. Hal ini kami temukan di SMP Negeri 5 Kota Jogja,” terangnya.
Kamba menilai tindakan mencatatakan anak ke keluarga lain untuk mengikuti PPDB sangat merugikan calon siswa yang benar-benar merupakan asli warga setempat. “Karena, calon siswa harus tersingkir karena kalah dekat dengan calon siswa lain yang berstatus famili lain,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.