Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga sempat melihat truk berhenti di lokasi ditemukannya potongan tubuh dugaan mutilasi di Sungai Bedog Turi Sleman. Kepolisian akan menindaklanjuti keterangan warga guna mengungkap kasus dugaan mutilasi tersebut.
Warga Kelor Turi, Sleman Heru, mengatakan pada Selasa (11/7/2023) siang di sungai Bedog yang menjadi tempat penemuan potongan tersebut masih digunakan kegiatan tracking. Kemudian penemuan potongan tubuh terjadi pada Rabu (12/7/2023) petang. “Setelah selesai [tracking] sampai ditemukannya, otomatis kejadian di jam-jam itu,” katanya.
Ia menceritakan potongan tubuh pertama kali ditemukan oleh tiga remaja yang hendak memancing pada Selasa petang. Melihat adanya potongan tubuh manusia tersebut, anak-anak itu lari memberitahukan ke warga sekitar.
“Sekitaran Magrib, mereka lari ke atas dan memanggil tetangga sebelah. Habis itu kami nyatakan bener atau engga, ternyata benar itu tangan. Yang ketemu tangan dulu,” ucapnya.
Setelah itu, di sekitar lokasi mereka juga menemukan dua potong kaki. Dari informasi warga yang rumahnya tak jauh dari jembatan, sempat ada yang melihat truk berhenti di jembatan dengan tiga orang turun ke sungai pada Selasa (11/7/2023) petang. “Tapi belum pasti itu sekadar info, valid-tidaknya kepolisian yang berwenang,” kata dia.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, Kompol Deni Irwansyah menyatakan polisi masih mengandalkan penelusuran dari masyarakat karena belum ada petunjuk yang mengarah ke titik terang identitas korban.
“Kami upayakan mengidentifikasi melalui informasi dari masyarakat. Intens komunikasi kami lakukan terutama ke jajaran ke Polres Bantul, maupun Kulonprogo apakah ada yang kehilangan anggota keluarganya dalam waktu dekat, khususnya mungkin di bulan Juli ini,” katanya.
BACA JUGA : Mayat Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di Turi Sleman
Sampai saat ini, polisi sudah memeriksa sebanyak empat saksi yang terdiri dari warga sekitar yang menemukan potongan tubuh tersebut dan Dukuh Kelor. Dari keterangan warga, polisi mendapatkan informasi jika pada Selasa (11/7/2023) petang ada yang melihat sebuah truk berhenti beberapa saat di jembatan tersebut.
Terkait informasi ini, polisi masih akan mendalami kebenarannya dengan memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian. “Hasil pemantauan kami baru menemukan satu. Kami coba sisir lagi karena di lokasi arah mau ke lokasi itu banyak sekali jalan-jalan kecilnya. Jadi bukan jalur utama dan kondisi di atas memang lebih banyak perkebunan salak,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
PERDAMI menyebut sekitar 2,95 juta peserta CKG mengalami gangguan mata. Katarak dan gangguan refraksi perlu ditangani sejak dini.
Wamenkeu Juda Agung menyebut Indonesia punya waktu 10-15 tahun memanfaatkan bonus demografi untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 8%.
Angkutan barang KAI Daop 6 Jogja mencapai 320.582 ton hingga September 2026, naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
LPDB Koperasi menggandeng 15 inkubator untuk mendampingi KDMP. Penyaluran dana bergulir pada 2026 ditargetkan mencapai Rp2 triliun.
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.