SPMB Sleman 2026: Hanya 6 Lomba Diakui di Jalur Prestasi Khusus
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Ilustrasi jembatan. Jembatan Glagah di Kulonprogo akan diperbaiki bulan ini./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Hampir setahun ditutup akibat rusak, Jembatan Glagah di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kulonprogo segera diperbaiki bulan Agustus 2023 ini. Perbaikan diperkirakan memakan waktu selama empat setengah bulan dan menelan anggaran Rp2,6 miliar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJN 1.1 Provinsi DIY, Ersy Perdhana, mengatakan pendanaan yang diajukan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah disetujui pertengahan Juli 2023.
“Kami sedang melakukan addendum kontrak. Dengan begitu jembatan segera dapat ditangani. Pertengahan Agustus sudah bisa mulai untuk konstruksinya. Desember bisa selesai, bisa langsung dipakai,” kata Ersy dihubungi, Rabu (2/8/2023).
Perbaikan jembatan yang direncanakan menelan anggaran Rp2,6 miliar tersebut meliputi penggantian pelat jalan dan penguatan kerangka sampai pengencangan baut jembatan. Di bagian bawah jembatan akan diberi tambahan besi agar kerangka jembatan lebih kuat.
Ersy menambahkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY juga sedang melakukan studi atau kajian kemungkinan pembangunan jembatan baru di samping Jembatan Glagah. Namun, belum ada keputusan jelas apakah jembatan baru tersebut menjadi pengganti Jembatan Glagah atau sekadar sebagai jalan tambahan.
“Kami tidak tahu apakah akan dibangun di sisi utara atau selatan Jembatan Glagah. Nanti lihat saja hasil studinya. Bentuknya bagaimana dan titik lokasinya di mana juga tidak tahu,” katanya.
Tidak lama lagi, Satker PJN dan beberapa pihak terkait akan melakukan sosialisasi kepada warga sekitar Jembatan Glagah terkait dengan perbaikan jembatan. Pengalihan arus juga akan dilakukan selama perbaikan.
BACA JUGA: Begini Progres Jogja Planning Gallery, Calon Ikon Baru Malioboro Jogja
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Lucius Bowo Pristyanto, mengatakan jawatannya belum mendapat informasi mengenai perbaikan tersebut.
“Belum ada koordinasi. Tapi nanti secara teknis rekayasa lalu lintas pasti ada. Jalan-jalan kecil saja juga begitu apalagi di Jembatan Glagah,” kata Bowo dihubungi, Rabu.
Bowo menambahkan kendaraan yang melintasi Jembatan Glagah akan diarahkan ke Jalan Nasional melewati depan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Perbaikan jembatan sudah ditunggu sejak hampir setahun yang lalu. Dengan dibukanya kembali Jembatan Glagah, beban yang diterima Jalan Nasional akan terbagi. “Kepadatan arus lalu lintas kan terbagi juga. Tidak terkonsentrasi di Jalan Nasional,” katanya.
Sebelumnya, Lurah Karangwuni, Anwar Musadad, mengatakan kerusakan atau ditutupnya Jembatan Glagah bedampak pada perekonomian warga karena di Glagah terdapat pasar. Angkringan yang berdiri di sekitar jembatan pun sepi pengunjung. Ditutupnya Jembatan Glagah juga memengaruhi mitigasi bencana. Jembatan Glagah berada di ruas JJLS. Kendaraan yang melewati jembatan ini terus ke barat akan melewati terowongan di bawah Bandara YIA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.