Padat Karya Gunungkidul 2026 Serap 1.976 Pekerja, Tersebar di 65 Titik
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Ilustrasi uang rupiah - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul di 2023 mengalokasikan Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp13 miliar. Hingga awal Agustus 2023 pemakaian anggaran ini sudah mencapai Rp10,385 miliar.
Kepala Bidang Anggaran, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Sujatmiko Nurhasan mengatakan, dalam postur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pemkab tidak hanya mengalokasikan anggaran yang mengacu pada rencana kegiatan yang disusun satu tahun sebelum pelaksanaan, namun juga ada pos alokasi BTT. Tahun ini, pemkab mengalokasikan sebesar Rp13 miliar.
BACA JUGA : Musim Kemarau, BPBD Bantul Siapkan Dana untuk Air Bersih Rp20 Juta
Dia menjelaskan, dana cadangan untuk membiayai pengeluaran yang tidak biasa dan diharapkan tidak terulang. Beberapa kegiatan itu antara lain untuk keadaan darurat karena bencana, keperluan mendesak hingga pemberian bantuan sosial yang tak direncanakan sebelumnya. Termasuk didalamnya untuk penyaluran air bersih pada saat ditetapkan siaga darurat kekeringan.
“Hingga sekarang sudah banyak kegiatan yang dibiayai melalui BTT,” katanya.
Meski tidak menyebutkan secara rinci, Jatmiko mengakui pagu BTT sudah banyak terpakai. Pasalnya hingga awal Agustus sudah terserap sektiar Rp10,385 miliar.
Belanja ini banyak digunakan berbagai kegiatan seperti perbaikan infrastruktur akibar bencana, perbaikan akibat kebakaran di puskesmas Saptosari, pembelian obat di RSUD Saptosari, listrik di RTH Nglipar hingga service berat armada kebakaran. “Untuk rincian penggunaan ada di masing-masing Organisasi Perangakat Daerah (OPD),” katanya.
Jatmiko menuturkan, dana BTT tersisa sekitar Rp2,62 miliar hingga sekarang. “Ya kalau ada kegiatan mendesak atau bersifat darurat, maka BTT bisa diambil dan dipergunakan untuk pembiayaan kegiatan,” katanya.
BACA JUGA : Gunungkidul Siapkan Rp1 Miliar untuk Antisipasi Dampak Bencana
Pelaksana Tugas Kepala BKAD Gunungkidul, Sujarwo enggan berkomentar banyak berkaitan dengan BTT. Menurut dia, hingga sekarang masih dalam proses untuk penyusunan draf APBD Perubahan 2023. “Salah satunya membahas tentang BTT, tapi saya tidak akan banyak berkomentar,” katanya.
Meski demikian, Sujarwo berharap kondisi tetap aman terkendali sehingga BTT tidak banyak dipergunakan agar dana cadangan tetap tersedia. “Mudah-mudahan semua lancar sehingga tidak ada alokasi yang mengharuskan mengambil anggaran dari BTT,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Prabowo menjelaskan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum IB untuk menyiapkan siswa masuk universitas terbaik dunia.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan seluruh program dan capaian pembangunan di wilayahnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti