Habiskan Rp160 Juta, Program Pakan Monyet Gunungkidul Tak Efektif
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mendapatkan bantuan senilai Rp2,4 miliar untuk membangun sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Diharapkan dengan program ini semakin mempermudah warga untuk mendapatkan layanan air bersih.
Perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah DIY, Indra Karta Sasmita mengatakan, program Pamsimas merupakan kegiatan rutin yang dilaksakan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bersih kepada masyarakat.
Dia menjelaskan, untuk tahun ini Kabupaten Gunungkidul mendapat alokasi Rp2,4 miliar. Pagi ini dipergunakan untuk membangunkan sarana air bersih di enam Kalurahan. “Masing-masing Kalurahan mendapat bantuan Rp400 juta,” kata Indra kepada wartawan, Kamis (24/8/2023).
Inda mengungkapkan enam Kalurahan ini meliputi Bendung dan Kampung di Kapanewon Semin; Kalurahan Tegalrejo dan Serut di Kalurahan Gedangsari. Sedang dua lainnya dibangun di Kalurahan Pengkok, Patuk dan Bleberan di Kapanewon Patuk. “Semua sudah terbangun dan peresmian hari ini untuk Pamsimas di Kalurahan Tegalrejo, Bendung dan Kampung,” kata Indra.
BACA JUGA: 2024, DPUPKP Kulonprogo Targetkan Akses Air Bersih 100%
Lurah Bendung, Didik Rubiyanto mengucapkan terima kasih atas pemberian program Pamsimas. Pasalnya, dengan akses layanan ini maka kebutuhan air bersih di masyarakat bisa semakin lancar.
Dia menjelaskan, sumur Pamsimas di Bendung dapat mengaliri air bersih ke 165 keluarga. Didik mengklaim aliran lancar sehingga kebutuhan air bersih dapat terpenuhi selama 24 jam.
Selain itu, aliran air juga dimanfaatkan untuk pemeliharaan budidaya bawang merah seluas empat hektare. Lokasi budidaya berada tak jauh dari bak penampungan air. “Radius layanan sejauh satu kilometer. Alhamdulillah aliran airnya lancar tanpa macet,” kata Didik.
Senada diungkapkan oleh Lurah Tegalrejo, Sarjono. Menurut dia, sumur Pamsimas dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Dusun Ketelo dan Gupit. Total warga yang mendapatkan manfaat ada 165 keluarga. “Berhubung lokasi bak penampungan berada di perbukitan, maka penyaluran ke rumah warga tidak menggunakan mesin pompa, tapi menggunakan daya gravitasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 26 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dan terakhir pukul 20.42 WIB.
Cek jadwal perpanjangan SIM di Sleman pada 26 Oktober 2026, termasuk layanan MPP, Satpas, SIM Keliling, SIMMADE, dan persyaratannya.
Campus League Billiard Regional Yogyakarta 2026 melahirkan tiga kampiun, termasuk Risky Indrawan dan Okta Ayu yang memborong gelar juara.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 26 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.