Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Petugas memberikan tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Kotabaru, Selasa (10/10/2023). (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pemerintah kabupaten/kota untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing lewat program desentralisasi sampah. Pernyataan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini buntut dari viralnya tumpukan sampah di kawasan Kotabaru yang meluber sampai ke bahu jalan.
Baca Juga: Banyak Sampah di Pinggir Jalan Kota Jogja, DLH: Tak Semuanya Bisa Terangkut
Fenomena tumpukan sampah di jalanan dan depo sampah di Kota Jogja itu muncul kembali setelah sebelumnya sempat beres. Upaya pembersihan sudah dilakukan oleh jajaran petugas terkait sejak Senin sampai dengan Selasa ini. Diperkirakan tumpukan sampah yang menggunung itu mencapai 60 ton dan butuh waktu untuk membersihkannya.
Pada Senin lalu Pemda DIY bersama Pemkot Jogja sudah melakukan pertemuan guna membahas persoalan penanganan sampah di wilayahnya. Fenomena sampah di Kotabaru turut menjadi bahan diskusi. Pemerintah Kabupaten/Kota pun diminta untuk cepat melakukan penanggulangan sampah agar tidak terjadi penumpukan dan masalah baru lagi ke depannya.
"Sewaktu koordinasi kemarin, kami mencoba melihat yang Kotabaru juga. Saya minta dan ingatkan untuk kebersihan itu bisa diangkut," kata Sultan, Selasa (10/10/2023).
Baca Juga: Forpi Jogja Tuding Sampah Viral Kotabaru karena WJNC, Begini Bantahan Pemkot
Soal tumpukan sampah di Kotabaru, Sultan mengingatkan agar insiden serupa tidak lagi terjadi ke depannya. Jangan sampai tumpukan sampah dibiarkan sampai menggunung di depo dan tidak terangkut ke tempat yang semestinya. Dia juga mewanti-wanti bahwa semua aktivitas Kabupaten/Kota dalam pengelolaan sampah terus dipantau secara serius menyusul adanya program desentralisasi sampah mulai 2024 mendatang.
"Sekarang warga masyarakat kesadarannya bagaimana? Pancen digawe atau memang masyarakat yang malas bawa ke depo atau disuruh meninggalkan di pinggir jalan? Kami kan memonitor terus perkembangan sampah ini. Kita tau lah apa yg sebenarnya terjadi di kota," pungkas Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.