Pilur Bantul 2026, 6 Kalurahan Jadi Perhatian Khusus
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Petugas memberikan tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Kotabaru, Selasa (10/10/2023). (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut upaya penanggulangan sampah di DIY masih membutuhkan waktu. Namun, Sultan mengingatkan pemerintah kabupaten/kota untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing lewat program desentralisasi sampah.
Pernyataan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini buntut dari viralnya tumpukan sampah di kawasan Kotabaru yang meluber sampai ke bahu jalan.
Baca Juga: Banyak yang Enggak Bayar, Target Penerimaan Retribusi Sampah Kota Jogja Sulit Tercapai
Sultan menyebut upaya penanggulangan sampah memang butuh waktu lantaran TPA Piyungan sampai sekarang masih beroperasi terbatas. Sudah ada sejumlah investor yang akan menanamkan modalnya untuk pengolahan sampah di wilayah setempat, tetapi pengadaan mesin pengolahannya baru tiba di tahun depan. Oleh karenanya masih butuh waktu agar penyelesaian masalah sampah teratasi dengan optimal.
"Semua pihak kan sudah mau investasi tapi memang realisasi mesinnya baru tahun depan, sekarang ndak bisa. Namun itu sudah ada kemauan. Mulai tahun depan mereka sudah ada proses pakai mesin," katanya Selasa (10/10/2023).
Soal tumpukan sampah di Kotabaru, Sultan mengingatkan agar insiden serupa tidak lagi terjadi ke depannya. Jangan sampai tumpukan sampah dibiarkan sampai menggunung di depo dan tidak terangkut ke tempat yang semestinya. Dia juga mewanti-wanti bahwa semua aktivitas Kabupaten/Kota dalam pengelolaan sampah terus dipantau secara serius menyusul adanya program desentralisasi sampah mulai 2024 mendatang.
Baca Juga: Sampah Kota Jogja Disebar, Salah Satunya Kembali Dibuang Ke TPA Piyungan Transisi Tahap I
"Sekarang warga masyarakat kesadarannya bagaimana? Pancen digawe atau memang masyarakat yang malas bawa ke depo atau disuruh meninggalkan di pinggir jalan? Kami kan memonitor terus perkembangan sampah ini. Kita tau lah apa yg sebenarnya terjadi di kota," pungkas Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita