Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di kompleks Kepatihan, Senin (23/10/2023). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut akan memanggil seluruh partai politik (parpol) dan elemen pendukung yang ada di wilayah setempat untuk mewujudkan Pemilu dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang aman dan nyaman.
Sultan menyatakan, pertemuan itu akan diselenggarakan jika KPU telah resmi menetapkan pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pemilu mendatang. Untuk sementara ini, dirinya masih menunggu perkembangan pendaftaran bakal Capres dan Cawapres ke KPU RI.
"Nanti lah kalau sudah resmi, sekarang kan masih bakal calon, sudah ribut ga usah lah," ujarnya di kompleks Kepatihan, Senin (23/10/2023).
BACA JUGA : Sandiaga Uno Siap Dampingi Ganjar di Pilpres 2024
Dalam tahapan Pemilu dan Pilpres 2024, pada 19 Oktober-25 November mendatang masih dalam tahap pendaftaran Capres dan Cawapres ke KPU RI. Sampai saat ini baru dua pasangan bakal Capres Cawapres yang mendaftar yakni Ganjar-Mahfud dan Anis-Muhaimin. Setelahnya akan dilanjutkan dengan masa kampanye pada 28 November 2023-10 Februari 2024.
"Nanti kalau ada calonnya dan jelas, saya akan undang parpol untuk bersama deklarasi aman dan nyaman di Jogja, kan gitu. Sekarang kan masih bakal calon, belum resmi. Nanti aja kalau sudah terdaftar di KPU," ujarnya.
Ketua KPU DIY Ahmad Shidqi mengatakan, masa tahapan kampanye baru akan dimulai pada 28 November sampai 10 Februari 2024 mendatang. Pihaknya sudah melakukan serangkaian persiapan agar pelaksanaan Pemilu khususnya kampanye berlangsung dengan kondusif di wilayah setempat.
"Untuk kampanye rapat umum terbuka, kami akan buat jadwal pengaturan agar tidak terjadi penumpukan massa dari berbagai parpol. Sementara untuk pemasangan APK juga kita atur supaya tidak menimbulkan gesekan," ujarnya.
Menurut Shidqi, seluruh pelaksanaan kampanye sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 15/2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum yang memuat secara lengkap soal teknis pemasangan APK, baliho maupun penyelenggaraan kampanye dengan berbagai jenis dan bentuknya. Pihaknya pun sudah melakukan sosialisasi serta membagikan aturan itu kepada parpol dan peserta Pemilu 2024.
BACA JUGA : Hasil Survei Indikator, Jarak Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Makin Tipis
"Aturan itu kami buat sebagai pedoman untuk mengantisipasi gesekan dan pelanggaran aturan. Kami harap bisa dipedomani dan dilaksanakan selama masa kampanye nanti," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san