Kurangi Dampak Medsos, Badan Kesbangpol Rilis Program Jasku

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Minggu, 05 November 2023 17:27 WIB
Kurangi Dampak Medsos, Badan Kesbangpol Rilis Program Jasku

Ilustrasi Media Sosial - Freepik

Harianjogja.com, KULONPROGO--Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kulonprogo merilis program Jagongan Silaturahmi Kerukunan (Jasku). Program tersebut menjadi wadah belajar bersama untuk menangkal dampak negatif media sosial (medsos).

Kepala Badan Kesbangpol Kulonprogo, Budi Hartono, mengatakan bahwa program tersebut berawal dari diskusi antara Badan Kesbangpol dan Kankemenag. Diskusi tersebut mengarah pada banjir informasi yang tidak seimbang. 

"Program ini muncul dari adanya keprihatinan atas perkembangan medsos yang memberikan informasi tidak seimbang," kata Budi dalam keterangan persnya.

BACA JUGA: KPU dan Pemkab Kulonprogo Segera Atur Zonasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Budi menambahkan lalu lintas informasi yang tinggi berkembang menuju arah intoleransi. Sebab itu perlu adanya ruang yang disebut jagongan.

Jangongan merupakan tradisi kearifan lokal dan menjadi ruang untuk diskusi berbagai hal perkembangan suatu wilayah. Kemasan diskusi pun lebih santai. 

"Jagongan ini bisa diisi dengan obrolan tentang kerukunan dan saling bersilaturahmi antarsesama umat manusia," katanya.

Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati, mengatakan program Jasku telah berjalan selama beberapa waktu . Hanya saja perlu program jangka panjang yang dapat dibuat menyesuaikan kondisi terkini.

"Dampak negatif digital memang tidak dapat dipungkiri," ucapnya.

Akhid menegaskan program Jasku dapat menjadi wadah untuk program jangka pendek guna menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024 yang sangat berpotensi memunculkan kerawanan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online