DPRD Kota Jogja Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan 2027
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo mengaku masih ada warga yang tidak mau mengurus proses perpindahan lokasi memilih.
Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kulonprogo, Ria Harlinawati mengatakan ada sebanyak 221 pemilih pindah keluar lokasi pemilihan. Sedangkan untuk pemilih pindah masuk ada 338 orang. Dalam proses perpindahan tersebut, kata dia masih ditemukan warga yang tidak mau mengurus proses perpindahan.
“Kendala selama proses layanan pindah memilih, salah satunya adalah keengganan masyarakat dalam mengurus pindah memilih,” kata Ria, Selasa (7/11/2023).
BACA JUGA: Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, KPU Bantul Gencar Sosialisasi
Menurut Ria, upaya yang dapat dilakukan terkait kendala tersebut yaitu perlunya peningkatan sosialisasi kepada pemilih. Selain itu juga perlu koordinasi dengan pemangku kepentingan guna meningkatkan pelayanan pindah memilih.
Anggota KPU DIY, Sri Surani, mengatakan bahwa data pemilih menjadi sumber penting dari seluruh tahapan pemilu 2024. “DIY menjadi salah satu sumber perhatian terkait dengan DPTb [daftar pemilih tambahan] meskipun hanya di titik-titik tertentu," kata Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Pemerintah menyiapkan storage minyak mentah di dalam negeri agar impor bisa langsung masuk ke Indonesia dan memperkuat ketahanan energi.
Danantara memperkuat peran KDKMP untuk menyalurkan LPG, MinyaKita, dan pupuk agar kebutuhan masyarakat desa dan kelurahan terpenuhi.
Gandung Pardiman berpulang. Golkar DIY mengenang dedikasi, semangat pantang menyerah, dan perjuangannya untuk masyarakat serta partai.
Layanan Pasporia Imigrasi Kulon Progo di DIY Expo 2026 ramai pemohon. Masyarakat bisa mengurus paspor sekaligus berkonsultasi.
BPJS Kesehatan membantah kabar penghapusan program JKN. Peserta tetap bisa mengakses layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku