GKR Hemas: Daycare Wajib Berizin, Orang Tua Diminta Aktif Awasi
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Bupati Bantul, Joko Purnomo (kedua kanan), dalam peluncuran Sidakis, Selasa (14/11/2023) di hotel Ros In, Sewon, Bantul. (Ist Pemkab Bantul)
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Data Kartu Indonesia Sehat (Sidakis), Selasa (14/11/2023) di hotel Ros In, Sewon, Bantul. Aplikasi ini sebagai upaya meningkatkan kualitas serta efektivitas pelayanan jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kabupaten Bantul.
Sidakis merupakan aplikasi berbasis web yang akan dipergunakan untuk mengusulkan warga yang belum memiliki jaminan kesehatan ke program KIS dengan anggaran APBD. Aplikasi ini bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan publik dan memperluas cakupan jaminan kesehatan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Bantul, Lestari Hardyaningsih, mengatakan peluncuran ini bersamaan dengan bimtek yang diikuti oleh PIC dari 31 rumah sakit yang bekerjasama dengan Pemkab Bantul.
“Beberapa manfaat dari aplikasi Sidakis, yakni pasien dapat langsung ke Rumah Sakit tuntuk mendapatkan penanganan medis, sehingga diharapkan dapat lebih cepat tertangani dan mengurangi resiko kematian,” ujarnya.
Baca Juga: Heni Berharap Kartu JKN-KIS Tidak Dipakai
Dengan aplikasi Sidakis, masyarakat dapat menghemat waktu serta biaya transportasi untuk ke Dinas Sosial. Selain itu pasien dan rumah sakit mendapatkan kepastian pembiayaan, mengurangi beban ekonomi keluarga serta mencegah munculnya kemiskinan akut.
“Semoga dengan adanya aplikasi Sidakis ini dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat Bantul, terutama dalam mengurangi resiko kematian serta mengurangi beban pembiayaan keluarga serta mencegah lahirnya kemiskinan akut," paparnya.
Baca Juga: Kulonprogo Jadi Perhatian BPJS Kesehatan
Sesuai Peraturan Daerah Bantul No. 4/2020 tentang Pendampingan Jaminan Kesehatan, syarat penerima KIS yakni merupakan warga Bantul yang dibuktikan dengan KTP/KK/KIA/Akta lahir dan belum memiliki jaminan kesehatan.
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, berharap hadirnya dengan SIDAKIS dapat mempermudah pelayanan program KIS, namun tidak lantas menurunkan kualitas pelayanan sumber daya manusia di Dinas Sosial dan pihak lainnya yang terlibat.
Baca Juga: 90,12% Warga Bantul Terlindungi JKN-KIS
“Pemkab Bantul terus berupaya dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima sesuai amanat undang-undang dalam fokus penyelenggaraan pemerintah. Harapan kita walaupun program KIS ini sudah dapat diakses dengan Aplikasi SIDAKIS namun kualitas sumber daya manusia di Dinas Sosial bersama dengan pihak lain yang terlibat tetap dapat memberikan pelayanan yang baik,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Kasus meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan usai 8 jam menunggu kamar RS viral. Cinta Laura soroti perlakuan terhadap pasien BPJS: martabat tak boleh bergantung pa
Pemkab Sleman mencatat lima jabatan lurah masih kosong. Pengisian akan dilakukan melalui pemilihan lurah antarwaktu sesuai Perbup Nomor 27 Tahun 2026.
Tekanan angin ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat membuat mobil boros BBM dan meningkatkan risiko kecelakaan. Simak tekanan ban ideal dan manfaat
Mitchell Baker dan Wing Naing Tun sama-sama 4 gol di puncak top skor Piala AFF 2026. Paulo Josue, Than Paing, dan Nguyen Dinh Bac menyusul dengan 3 gol.
Nokia 1100 masih menjadi ponsel terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan 250 juta unit. Simak daftar 20 ponsel paling laris di dunia versi Visual Capitalist.