Harga Cabai di Sleman Naik, Rawit Hijau Tembus Rp70.000
Harga cabai merah besar dan rawit hijau di Sleman naik pada pekan kedua Oktober 2026. Harga rawit merah justru turun.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, BANTUL–Polres Bantul menemukan seorang pria telah meninggal di Jetis, Sumuran, Palbapang, Bantul pada Minggu (10/12/2023) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyampaikan korban atas nama Payem, 63, warga setempat yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh harian lepas.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 06.30 WIB, Pairah, tetangga korban mendatangi rumah korban untuk memberikan bubur. Saat sampai di rumah korban, pintu rumah korban telah sedikit terbuka.
Kemudian, Pairah masuk dan mendapati korban dalam keadaan terbujur kaku. Pariah sempat berusaha membangunkan korban dengan memanggil nama koran dan memegang badan koran, namun korban merespons.
“Atas kejadian tersebut Pairah memberitahukan kepada Kuat [warga setempat],” katanya melalui telepon, Minggu (10/12/2023).
Kemudian sekitar pukul 06.40 WIB, Kuat mengabarkan korban telah meninggal melalui telepon kepada Pamungkas anak korban. Kemudian, sekitar pukul 08.00 WIB, Pamungkas tiba di rumah korban.
Dari pengakuan Pamungkas, diketahui korban memiliki penyakit diabetes dan jantung yang telah diderita selama 10 tahun. Sementara menurut keterangan Pairah, korban terakhir bertemu pada Sabtu (9/12/2023) sekitar pukul 11.00 WIB dan mengeluh sakit. Kemudian, Pairah bermaksud memberikan sarapan bubur selama 3 hari.
“Menurut keterangan dr. Nurul dari Puskesmas Bantul 1, bahwa korban sudah meninggal dunia sudah lebih dari 1x24 jam, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai merah besar dan rawit hijau di Sleman naik pada pekan kedua Oktober 2026. Harga rawit merah justru turun.
KT Laras Asri di Warungboto, Jogja, mengandalkan selada hidroponik di tengah keterbatasan lahan dan meraih Juara II lomba tingkat DIY.
Polda DIY menyiapkan pengamanan berlapis untuk lima agenda penyampaian aspirasi mahasiswa pada Selasa (20/10/2026) di sejumlah titik.
Mahasiswa dari HMI, UGM, dan UII menggelar aksi di DPRD DIY, menuntut evaluasi MBG, KDMP, penanganan karhutla, hingga pelanggaran HAM.
Sebanyak 34 gambaran muncul saat Cupu Panjala dibuka di Gunungkidul. Simak rincian gambar dan pesan lurah serta Bupati Gunungkidul.
Disdikpora DIY berkoordinasi dengan sekolah dan meminta orang tua mengawasi pelajar untuk mengantisipasi keterlibatan dalam aksi demonstrasi.