Geng Sekolah Dinilai Picu Klitih, Satpol PP Bantul Soroti Peran Ortu
Satpol PP Bantul menyoroti potensi geng sekolah memicu klitih. Pengawasan orang tua, pembinaan pelajar, dan patroli dinilai penting untuk pencegahan.
Ketua TKD DIY Gandung Pardiman (kanan) mendampingi Prabowo-Gibran bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Senin (22/1/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran DIY semakin yakin pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mereka usung pada Pemilu 2024 mendatang bisa menang sekali putaran.
Alasannya adalah kedatangan Prabowo-Gibran ke Jogja untuk bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, Senin (22/1/2024). Prabowo-Gibran merupakan pasangan capres-cawapres pertama yang hadir berbarengan sowan menyambangi Sultan.
Prabowo Subiyanto dan Gibran Rakabuming Raka datang ke kompleks Kepatihan menaiki mobil yang sama dan disambut ribuan sukarelawan serta warga masyarakat yang sudah menunggu di jalan menuju Kantor Gubernur DIY di Kepatihan.
Ketua TKD Prabowo-Gibran DIY, Gandung Pardiman mengaku bangga karena Prabowo Subiyanto bersama Gibran Rakabuming Raka secara bersama menemui Sri Sultan HB X.
Ini menunjukkan rasa hormat yang tinggi dari paslon nomor urut 02 tersebut kepada junjungan masyarakat Jogja. "Kami bangga karena beliau berdua secara bersama menemui Ngarso Dalem Sri Sultan HB X. Sebagai warga Jogja kami merasa tersanjung karena begitu tingginya penghormatan Pak Prabowo dan Mas Gibran terhadap junjungan dan panutan kami warga Jogja," ungkap Gandung.
BACA JUGA: Temui Sri Sultan HB X, Prabowo: Sebelum Kampanye, Kami Sowan yang Empunya Daerah
Gandung menambahkan, kunjungan ini semakin memantapkan TKD Prabowo-Gibran DIY bersama para relawan untuk memenangkan paslon yang diusungnya menang satu putaran di Pemilu 2024 nanti.
Apalagi, sambutan sukarelawan dan warga masyarakat DIY sangat meriah saat rombongan Prabowo-Gibran masuk kantor Gubernur DIY. "Ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk berjuang dan bekerja keras menangkan Prabowo-Gibran di DIY," pungkas Gandung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Bantul menyoroti potensi geng sekolah memicu klitih. Pengawasan orang tua, pembinaan pelajar, dan patroli dinilai penting untuk pencegahan.
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko mendorong siswa Sekolah Rakyat di Lendah tekun belajar, percaya diri, dan berani menjadi pemimpin.
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta tetap digelar pada 31 Oktober dan 3 November 2026 dengan pesan kemanusiaan.
Survei Indef terhadap 1.800 UMKM menunjukkan partisipasi dalam program MBG masih rendah, sementara 22% responden mengalami penurunan usaha.
DPRD Bantul mengubah aturan toko modern. Jarak minimal menjadi 1 km, produk UMKM wajib mendapat ruang, dan 50% pekerja harus warga lokal.