Kekeringan Meluas, BPBD Sleman Salurkan 198.000 Liter Air
BPBD Sleman menyalurkan 198.000 liter air bersih kepada 521 KK di empat kapanewon akibat penurunan debit sumber air.
Ilustrasi tiang lampu penerang jalan umum (LPJU) bertenaga surya./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mendapat bantuan fasilitas penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen-ESDM). PJU-TS tersebut menjadi salah satu upaya pengembangan wisata di Bumi Handayani.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan bantuan tersebut berawal dari pengajuan pengadaan yang dilakukan pihaknya. “Peran Pemkab ada pada pengusulan baik ke Provinsi maupun Pusat. Nanti kami mau diberi PJU Listrik atau Tenaga Surya, kami nderek [ikut] saja,” kata Rakhmadian, Sabtu (11/2/2024).
Rakhmadian menambahkan setelah pemberian PJU-TS tersebut, Pemkab melalui Dishub memiliki kewenangan untuk melakukan pemeliharaan. Penentuan penempatan pju-TS tersebut, kata dia mendasarkan pada survei bersama.
Menurut dia, Kementerian-ESDM juga kadang meminta pemasangan pju di jalan nasional lain seperti Ring Road atau Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) serta jalur wisata jalan nasional. Selain terkait dengan pengembangan wisata, penempatan PJU-TS juga mempertimbangkan ruas jalan rawan kecelakaan. “Contoh kemarin dari BPTD minta dipasang di Baleharjo, baru semua bertenaga listrik dan di sana rawan laka lantas, termasuk pula jalan nasional,” katanya.
BACA JUGA: Jadi Jalan Penghubung Objek Wisata, LPJU di Jalan Imogiri-Dlingo Masih Minim
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Sahid Junaidi mengatakan PJU-TS tersebut merupakan program Kementerian-ESDM bersama dengan Komisi VII DPR RI dan pemerintah daerah.
Pemasangan PJU-TS pada tahun ini sejumlah 235 unit dilaksanakan dalam rangka mendukung transisi energi sekaligus menjadi salah satu solusi efisiensi tenaga listrik untuk penerangan jalan, terutama yang sulit dijangkau jaringan PLN.
Dia berharap pemasangan PJU-TS diharapkan dapat membantu upaya mendorong percepatan peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satu peningkatan dapat melalui sektor wisata.
Tahun lalu, Kementerian ESDM bersama Komisi VII DPR-RI dan Pemerintah Daerah, total telah memasang 500 unit PJU-TS di Provinsi DIY. Selain Gunungkidul yang mendapat 235 unit, Bantul juga menjadi sasaran sebanyak 190 unit, Kulonprogo sebanyak 35 unit, dan Sleman sebanyak 40 unit.
Di lain pihak, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan kawasan pantai di beberapa wilayah JJLS masih ada yang belum tersedia PJU. Hal tersebut disebabkan belum adanya jaringan listrik.
Windu mengaku penerangan jalan yang baik sangat dibutuhkan untuk memberi rasa nyaman bagi wisatawan ketika melakukan kunjungan ke destinasi wisata.
“Dengan demikian besar harapan kami adanya pemasangan PJU-TS di Kabupaten Gunungkidul dapat mendukung pengembangan pariwisata,” kata Windu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman menyalurkan 198.000 liter air bersih kepada 521 KK di empat kapanewon akibat penurunan debit sumber air.
Muktamar Ke-35 NU di Jombang menggunakan kartu bercip dan lebih dari 100 CCTV untuk mengatur akses serta mengawasi arena kegiatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah.
Andre Rosiade membuka peluang maju dalam bursa Ketum PSSI 2027, tetapi mengaku kini fokus membawa Semen Padang kembali ke Liga 1.
Hasil Liga Spanyol, Pablo Garcia mencetak gol menit ke-83 untuk membawa Real Betis menang 0-1 atas Valencia.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.