Dinsos Sleman Imbau Warga Perbarui Data Desil Sebelum 31 Agustus
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala SMP 3 Wonosari, Sutotok Sudar Ujian mengaku tak ada perundungan terhadap siswa difabel di sekolahnya, Rabu (21/2/2024). Dia menegaskan yang terjadi adalah perkelahian antara dua siswa.
Untuk itu, Sutotok mengaku telah memediasi kedua belah pihak keluarga. Pada Jumat (23/2/2024) siang, pihaknya kembali melakukan mediasi dengan mendatangkan kedua keluarga, Polres Gunungkidul, kepala dusun.
Dari hasil mediasi itu, kata dia, semua pihak sepakat tidak terjadi perundungan. Selain itu, akta perdamaian pun telah ditandatangani kedua keluarga. “Tadi prosesnya lancar. Sebelum Salat Jumat [mediasi] selesai,” kata Sutotok, Jumat (23/2/2024).
BACA JUGA: Pelajar Disabilitas di Gunungkidul Jadi Korban Perundungan
Lebih jauh, Sutotok menceritakan siswa dan para guru mengumpulkan dana peduli untuk pengobatan korban. Dari pengumpulan dana peduli terkumpul sebesar kurang lebih Rp1 juta. Keluarga korban, kata dia memilih untuk merujuk korban ke rumah sakit di Solo.
Diberitakan sebelumnya, seorang anak difabel berumur 13 tahun siswa SMP 3 Wonosari diduga menjadi korban perundungan pada Rabu setelah Salat Zuhur. Akibatnya, siswa tersebut patah jari kelingking.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Kekeringan DIY 2026 disebut mirip kondisi 2023. BPBD mencatat 5,047 juta liter air telah disalurkan ke empat kabupaten.
DPUPKP Kota Jogja memperbaiki trotoar secara bertahap dan memastikan guiding block dipasang di lokasi yang memungkinkan bagi pejalan kaki.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat 15 Desember 2026. Simak progres dan tahapan pembahasannya di DPR.
BMKG memperingatkan DIY berpotensi mengalami kekeringan hingga akhir 2026 akibat El Nino sangat kuat dan curah hujan yang minim.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat berdemo asal tertib dan tidak merusak. Ia juga mengingatkan soal pemberitahuan ke polisi.