Bantul Targetkan 10 Koperasi Merah Putih Beroperasi Agustus 2026
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Ilustrasi cuaca buruk./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—BPBD DIY memutuskan untuk memperpanjang masa siaga darurat bencana mulai 1 Maret sampai dengan 31 April 2024 mendatang. Sebelumnya siaga darurat bencana berlangsung pada 20 Desember 2023 sampai 29 Februari 2024.
Kepala BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan melihat kondisi cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir dan juga peringatan dini yang disampaikan BMKG maka siaga darurat bencana diperpanjang di wilayah setempat. "Berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BKMG diperkirakan bahwa 1 Maret-31 April itu kita akan menghadapi curah hujan yang cukup tinggi," katanya Rabu (28/2/2024).
Dengan perpanjangan masa siaga darurat bencana itu, Noviar menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah mitigasi di antaranya memangkas pohon yang berpotensi tumbang serta menyiagakan seluruh relawan yang ada di seluruh DIY. "Ada 339 kelurahan tangguh bencana yang kita siagakan untuk segera melakukan pertolongan apabila ada insiden di wilayah masing-masing. Kalau misalnya belum tertangani maka segera melaporkam ke BPBD provinsi atau kabupaten/kota," jelasnya.
Menurut Noviar, dengan intensitas hujan yang diprediksi akan tinggi pada masa siaga darurat bencana itu ada sejumlah kejadian yang harus diwaspadai di wilayah setempat salah satunya berkaitan dengan banjir. Biasanya wilayah Jogja jarang mengalami banjir jika hujan, tetapi akhir pekan lalu banjir terjadi di sejumlah titik.
Baca Juga
Potensi Bencana Hidrometeorologi Masih Tinggi, BPBD Sleman Ajukan Perpanjangan Siaga Darurat
Perpanjangan Status Siaga Darurat Bencana, Pemda DIY Tunggu Kabupaten dan Kota
Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Sleman hingga Akhir Februari 2024
"Namun early warning system sudah terpasang semua di sungai-sungai. Jadi akan segera diingatkan untuk segera menghindar dari bantaran sungai ketika debit air melebihi ambang batas," kata Noviar.
Di sisi lain kesiapan logistik dalam menghadapi siaga darurat bencana tersebut juga sudah disiapkan. Menurut Noviar pihaknya telah mendistribusikan berbagai peralatan yang diperlukan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi ke kabupaten kota. "Tenda, alat logistik lainnya berupa terpal sudah kita kirim ke kabupaten kota termasuk bantuan permakanan dan gergaji mesin sudah kita kirim ke relawan semua," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.