Ceramah Berbau Politik di Bantul, Ternyata Kemenag Sudah Beri Edaran

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Jum'at, 12 April 2024 08:17 WIB
Ceramah Berbau Politik di Bantul, Ternyata Kemenag Sudah Beri Edaran

Tangkapan layar jemaah Salat Idulfitri di Lapangan Tamanan Bantul. -Instagram

Harianjogja.com, BANTUL--Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul mengaku sudah memberikan edaran kepada penceramah sebelum pelaksanaan Salat Idulfitri. Hal tersebut disampaikan merespons khotbah Salat Idulfitri di Lapangan Tamanan, Banguntapan, pada Rabu (10/4/2024) yang menjadi viral di media sosial karena berbau politik.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul, Ahmad Sidqi, menjelaskan Kemenag Bantul telah menyosialisasikan kepada masyakat terkait dengan panduan penyelenggaraan Idulfitri sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) No.1/2024.

BACA JUGA: Kemenag Bantul Jelaskan Identitas Penceramah Salat Id di Tamanan Bantul


Dalam poin pertama SE Menag tersebut, Kantor Kemenag Bantul mengimbau agar umat Islam melaksanakan Idulfitri sesuai dengan syariat Islam dan menjunjung tinggi nilai toleransi. "Selain itu dalam panduan tersebut jelas disebutkan dalam poin kelima terkait dengan imbauan materi khotbah Idulfitri 1445 H," ujar Ahmad saat dihubungi Kamis (11/4/2024) malam.
Dalam panduan tersebut, Ahmad menambahkan, materi khotbah disampaikan dengan menjunjung tinggi ukhuwah islamiah, mengutamakan nilai-nilai toleransi. "Materi khotbah juga harus menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak bermuatan politik praktis sesuai dengan SE Menag No.9/20023 tentang Pedoman Ceramah Keagamaan," kata Ahmad.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online