Kasus Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, Polisi Periksa Bidan
Polresta Sleman masih melakukan analisa dan evaluasi terkait evakuasi 11 bayi dari rumah penitipan di Pakem, Sleman.
Ilustrasi sampah. Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—TPST Tamanmartani akan segera dioperasikan Senin (15/4/2024) mendatang untuk menangani lonjakan sampah pascalibur Lebaran.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau DLH Sleman, Junaidi menuturkan ada lonjakan sampah selama libur Lebaran. Namun terkait jumlahnya, Junaidi belum bisa membeberkan secara rinci lantaran masih dihitung. "Ya kenaikan volume sampahnya pasti lah karena pemudik yang tahun ini lumayan besar," kata Junaidi pada Minggu (14/4/2024).
Jumlah pemudik dan wisatawan menjadi dua aspek yang diduga bakal berpengaruh pada volume sampah selama libur Lebaran. "Untuk prediksinya berapa ton per hari penambahan volume sampahnya masih dihitung, karena kita dasarnya jumlah pemudik sama wisatawan," lanjutnya.
Baca Juga
Depo Sampah Mandala Krida Dikosongkan, Butuh 37 Armada Truk dan Alat Berat
Meneropong Pengelolaan Sampah di Lokasi Wisata Jogja
Soal Pengelolaan Sampah, Anggota DPRD Nilai Pemkot Jogja Masih Gagap
Untuk membantu mengatasi potensi lonjakan sampah yang ada, DLH Sleman lanjut Junaidi akan mengoperasikan TPST Tamanmartani pekan depan. Tempat pengolahan sampah terpadu yang dimiliki Pemkab Sleman tersebut saat ini tengah libur beberapa hari, terhitung mulai 10-12 April 2024. Akan tetapi, pekan depan TPST Tamanmartani dipastikan akan beroperasi kembali mengolah sampah menjadi RDF mulai pekan depan.
"Sampai Jumat (12/4/2024) kemarin libur. Kemudian Sabtu (13/4/2024) itu masuk tapi belum mulai operasional, baru bersih-bersih alat, kemudian menyiapkan alat. Operasinya tetap Senin besok baru mulai," ungkapnya.
Selama ditutup, tidak ada sampah yang masuk ke TPST Tamanmartani. Kiriman sampah baru akan masuk ketika TPST Tamanmartani mulai beroperasi kembali pada Senin (15/4/2024). Terkait dengan sampah dari titik mana yang bakal diprioritaskan masuk ke TPST Tamannartani, hal itu nantinya akan menjadi kewenangan UPTD Pelayanan Persampahan.
"Sampah masuknya baru besok. Kalau pelimpahan sampah dari mana, dari sampah lebaran dan sebagainya yang mengatur juga UPT," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman masih melakukan analisa dan evaluasi terkait evakuasi 11 bayi dari rumah penitipan di Pakem, Sleman.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.