Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Golkar DIY telah menunjuk dua nama potensial dalam pilkada Kota Jogja, yakni Agus Mulyono dan Afnan Hadi Kusumo. Namun karena jumlah kursi di DPRD Kota Jogja kurang dari delapan maka akan menggelar penjajakan kembali.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Jogja, Agus Mulyono, menjelaskan dua nama tersebut sudah diajukan ke DPP Golkar. “Kemaren tahunya bisa mengangkat sendiri, ternyata harus koalisi karena hanya lima kursi. Sehingga kita buka penjaringan lagi,” katanya, Jumat (19/4/2024).
Penjaringan akan dilakukan pada Senin-Rabu (22-24/4/2024) mendatang di Kantor DPC Golkar Kota Jogja. Penjaringan juga dilakukan serentak oleh DPC lainnya di DIY. “Penjaringan dari semua elemen masyarakat, termasuk dari partai lain, karena setelah itu akan kita survei,” katanya.
Baca Juga
KPU Buka Layanan Konsultasi bagi Paslon Perseorangan di Pilkada Kota Jogja
Terus Jajaki Sejumlah Parpol jelang Pilkada 2024, Heroe Poerwadi Sebut Kantongi Nama Wakil
Perekrutan Badan Ad Hoc Pilkada DIY Dibuka Pekan Depan, Netralitas Jadi Tantangan
Hasil survei itu nantinya yang akan menjadi rekomendasi untuk DPP Golka, menentukan elektabilitasnya. Untuk penjaringan itu ia juga sudah melihat beberapa nama potensial, salah satunya Heroe Poerwadi, yang akan diusung PAN.
Selain dari sisi kesiapan personal, Heroe Poerwadi juga dianggap sesuai karena selama ini Golkar juga sudah sering berkoalisi dengan PAN. “Selama ini koalisi untuk walikota dan wakil walikota bertahun-tahun ini Golkar-PAN. Kemaren Haryadi dengan Heroe Poerwadi. Nah ini ada semangat itu untuk kita teruskan” ungkapnya.
Untuk penjaringan tersebut, ia memastikan tidak ada biaya pendaftaran atau yang biasa disebut mahar. “Tapi biaya survey ditanggung oleh pendaftar. Pendaftarnya berapa, urunan. Surveinya sudah ditentukan dari LSI [Lembaga Survei Indonesia],” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.