Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat berfoto bersama seusai menerima audiensi dari jajaran TNU AU RI, Sabtu (21/4/2024). - ist/Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong agar adanya kebijakan riset dan pengembangan teknologi militer untuk memajukan sektor pertahanan wilayah terutama sektor udara.
Hal itu diungkapkannya saat bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjanto dan jajaran di Gedhong Gadri, kompleks Kepatihan, Jogja, Sabtu (20/4/2024).
Sekda DIY Benny Suharsono yang turut mendampingi Sultan dalam pertemuan itu mengatakan, selama pertemuan terjadi dialog kebangsaan antara Gubernur DIY dengan KSAU, Dankodiklatau, Gubernur AAU serta Danlanud Adisutjipto. Mereka juga menyinggung tentang pentingnya pendidikan ideologi dan sejarah yang benar terhadap generasi muda sekarang utamanya melalui Akademi Angkatan Udara (AAU).
“Pertemuan bicara soal isu nasional terutama tentang bagaimana memantapkan generasi sekarang melalui pendidikan khususnya di AAU dengan doktrin kesejarahan yang benar. Itu yang menarik. Termasuk membicarakan pengembangan potensi kedirgantaraan,” jelas Benny.
“Dialog kebangsaannya sangat luas dan bapak KSAU banyak mendengarkan dan menerima masukan dari Sri Sultan,” katanya.
Benny menambahkan, Sultan juga menekankan soal pentingnya membangun pertahanan Indonesia untuk bersaing dengan negara lain lewat riset dan teknologi. Pengembangan sektor militer yang mengedepankan dua hal itu niscaya akan mampu membuat sektor pertahanan nasional berkembang pesat dan bisa bersaing dengan negara luar.
BACA JUGA: RSUD Panembahan Senopati Bantul Segera Diperluas Menggunakan Tanah Kas Desa
“Misalnya begini, perang antara Rusia-Ukraina, mereka akhirnya perang teknologi. Kalau Indonesia kan penginnya beli alat, bukan mengembangkan teknologinya. Kalau alat, kapan pun akan terjadi ketertinggalan. Namun kalau pengembangan teknologi melalui riset tidak ada ketertinggalannya,” jelas Benny.
Benny juga menambahkan bahwa, tujuan dari kunjungan ini tak lain adalah untuk bersilaturahmi sekaligus mengundang Sri Sultan untuk menghadiri acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 TNI AU yang akan digelar Senin (22/4/2024) di AAU Jogja.
“Bapak KSAU mengharapkan kehadiran Gubernur DIY pada acara tersebut, tetapi Pak Gubernur bilang kalau sudah teragenda untuk acara Safari Syawalan bersama Bupati dan masyarakat Kulon Progo. Jadi direncanakan yang akan menghadiri acara puncak HUT ke-78 TNI AU adalah Bapak Wakil Gubernur DIY,” ungkap Benny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.