Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Foto ilustrasu sukarelawan Tagana. -Dok. Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—BPBD Sleman memberikan fasillitas Kartu Indentitas Relawan (KIR) bagi anggota sukrelawan kebencanaan di Bumi Sembada. Program ini tidak hanya menjadi bagian dari peningkatan kapasitas, tapi juga untuk memberikan jaminan keselamatan pada saat melakukan ketugasan.
Staf kelompok Substansi Kesiapsiagaan, BPBD Sleman, Ade Bayu Bagasworo mengatakan, program pemberian KIR kepada sukrelawan kebencanaan di Kabupaten Sleman sudah berjalan sejak 2018 lalu. Tercatat hingga saat ini ada 3.190 orang yang berasal dari 69 komunitas tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Sleman.
BACA JUGA : Peringatan HKB DIY 2024, Sukarelawan dan ASN Ikut Aksi Donor Darah
“Pemberian KIR kepada sukarelawan dilakukan secara bertahap,” kata Ade, Senin (6/5/2024).
Menurut dia, hingga sekarang belum semua sukarelawan memiliki KIR. Tercatat, sekarang baru ada sekitar 2.105 orang yang akan diberikan fasilitas ini secara bertahap.
Ade mengakui, pemberian KIR juga sangat bergantung dengan keaktivan dari komunitas untuk mengurusnya. Diharapkan masing-masing komunitas segera melengkapi data anggota hingga keahlian di bidang kebencanaan.
“Kami terus dorong agar data yang ada dilengkapi sehingga proses pengurusan KIR bisa lebih cepat. Tentunya setelah dilengkapi, maka kami akan mengurusnya,” kata Ade.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan ST Haenry Dharma Widjaja. Menurut dia, program pemberian KIR juga dalam upaya meningkatkan kompetensi keahlian yang dimiliki relawan.
BACA JUGA : Menghadapi Cuaca Ekstrem, Sukarelawan Tanggap Bencana Disiagakan di DIY
“Jadi tidak hanya sebagai kartu identitas saja. Tapi, pemegang KIR juga mendapatkan prioritas untuk mendapatkan pelatihan tentang kebencanaan sehingga keahlian yang dimiliki bisa semakin ditingkatkan,” kata Haenry.
Total jumlah KIR yang akan dibagikan di tahun ini sebanyak 1309 lembar. Sukarelawan Sleman yang mendapat KIR adalah relawan yang telah terdata dan memiliki sertifikasi keahlian dalam penanggulangan bencana.
Menurut dia, manfaat lain dari KIR, juga sebagai bentuk perlindungan apabila terjadi risiko saat penanganan bencana. Bagi pemegang KIR yang telah memenuhi persyaratan dimasukan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Ada juga bantuan medis perawatan di rumah sakit untuk kecelakaan pada saat penangan. Tak hanya itu, juga ada tunjangan kematian bagi sukarelawan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja hari ini Kamis 21 Mei 2026 terjadi di Gejayan, Bantul, Gunungkidul, dan Sedayu akibat pemeliharaan PLN.