Harga Sembako Mulai Naik, Bantul Siapkan Operasi Pasar
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Penyaluran bantuan air bersih di Dusun Sumbersari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Selasa (4/9/2018).Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, JOGJA—BPBD DIY mengaku sudah berkoordinasi dengan kabupaten kota untuk menghadapi musim kemarau. Sejumlah wilayah diprediksi akan kembali mengalami bencana kekeringan akibat musim kemarau.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIY Edhy Hartana menyampaikan, pekan lalu pihaknya sudah berkoordinasi dengan kabupaten kota dan instansi terkait lainnya agar bersiap menghadapi musim kemarau.
"Pekan lalu kami sudah berkoordinasi dan mengunjungi sejumlah wilayah di Sleman dan Gunungkidul," katanya, Jumat (24/5/2024).
Menurut Edhy sampai sekarang pihaknya belum menerima laporan adanya bencana kekeringan di wilayahnya. Biasanya Kabupaten Bantul dan Gunungkidul menjadi langganan yang kerap mengalami kekeringan.
"Belum ada laporan dari daerah, kami minggu kemarin ke Sleman dan Gunungkidul belum ada laporan juga mereka mengalami kekeringan," katanya.
Baca Juga
Musim Kemarau, BPBD Bantul Siapkan 426 Tangki untuk Dropping Air Bersih
Kemarau Telah Datang, Warga Girisubo Gunungkidul Beli Air Bersih 1.200 Tangki
Antisipasi Kekeringan, Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Bantul Dipercepat
Edhy menyebut untuk bantuan penyaluran air bersih pihaknya sudah siap. Nantinya masyarakat yang membutuhkan diminta membuat laporan ke kabupaten kota. Jika wilayah sudah kewalahan, bisa bersurat untuk meminta bantuan ke BPBD DIY.
"Intinya kami siap kalau ada laporan dari masyarakat soal kekeringan yang ada di daerah," jelasnya.
Pun demikian dengan permintaan bantuan air bersih ke pihaknya, sampai sekarang belum ada permintaan. Meskipun di beberapa wilayah sudah mengalami kekeringan, tapi disinyalir masih bisa diatasi oleh wilayah masing-masing.
"Permintaan bantuan air bersih belum ada. Karena belum ada laporan di daerah yang mengalami kekeringan, tapi untuk tanki air di BPBD kami sudah siap di kabupaten kota juga siap," imbuhnya.
Edhy menambahkan menurut prediksi BMKG musim kemarau tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini musim kemarau bersifat basah yang artinya masih ada turun hujan meskipun dengan intensitas kecil.
"Prediksi BMKG sekarang sudah mulai musim kemarau, tapi sifatnya basah. Jadi meskipun ada kemarau tetap turun hujan meskipun minim," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.