Pria Bantul Bakar Rumah Orang Tua Gara-gara Tak Diberi Rp15 Juta
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Tidak ada foto
Harianjogja.com, JOGJA—Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY Ponco Hartanto berpamitan kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Selasa (4/6/2024). Ponco yang bertugas selama setahun lebih di Jogja itu diberikan tugas baru menjadi Kepala Kejati Jawa Tengah.
Ponco lebih dulu berpamitan kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Setelahnya mantan Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung itu menemui Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dengan agenda serupa. Keduanya mengapresiasi upaya Ponco yang mengusut penyelewengan penggunaan Tanah Kas Desa (TKD) selama menjabat.
Dalam pertemuannya dengan Sultan Ponco menyebut dirinya diminta langsung oleh Raja Kraton Yogyakarta itu untuk melanjutkan serta memberikan transfer pengetahuan mengenai TKD kepada Kajati DIY yang baru. Meskipun ke depan dia sudah tidak lagi bertugas di Jogja, Ponco menyebut siap untuk berkoordinasi dengan penggantinya.
“Kami diharapkan tetap bisa terus bersilahturahmi dan berkoordinasi dengan Pemda DIY. Khususnya yang berkaitan dengan kesinambungan penanganan TKD, kami juga diharapkan bisa mentransfer pengetahuan tentang TKD kepada Kajati yang baru,” katanya.
Menurut Ponco, Sultan juga mengucapkan selamat dan mengapresiasi koordinasi dan kolaborasi yang dilakukannya dengan Pemda DIY selama ini. Sultan juga berpesan agar dirinya selalu menjaga amanah di tempat yang baru nanti yang secara resmi dilaksanakan pada 11 Juni 2024 untuk serah terima jabatan.
Baca Juga
Kejati DIY Menyita Uang Tunai Rp12 Miliar Atas Kasus Penggelapan Pajak
Kantor PT Taru Martani Digeledah Kejati DIY, Terkait Dugaan Korupsi Rp18 Miliar
Korupsi Taru Martani, Kejaksaan Jangan Berhenti Setelah Menetapkan Tersangka NAA
Sementara Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengucapkan terima kasih atas pengabdian Ponco selama kurang lebih 15 bulan di DIY. “Semoga Bapak sehat selalu, lancar semua urusannya di tempat baru, dan kalau bisa segera promosi jabatan,” ungkapnya.
Ponco menuturkan, penanganan mafia TKD masih menjadi tantangan bagi Kajati DIY yang baru. Ia berharap Kajati DIY yang baru yakni Ahelya Abustaman, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kajati Banten dapat bekerja sama dengan baik bersama Pemda DIY untuk menyelamatkan aset-aset yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.