63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus pencurian di Masjid Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM diungkap polisi. Tersangka HN,39, warga asal Tuntang, Semarang masih menjalani pemeriksaan intesif di Mapolsek Gamping Sleman.
Panit Reskrim Polsek Gamping, Ipda Ari Setiyawan mengatakan, peristiwa pencurian yang dilakukan HN terjadi pada Kamis (11/7/2024) dini hari. Modus yang dilakukan dengan berpura-pura numpang istirahat di masjid, tapi pada saat ada kesempatan akan membawa kabur barang milik Jemaah yang lengah.
“Saat kejadian, pelaku berhasil mencuri hanphone dan tas berisi laptop milik YSA, warga Gunungkidul,” kata Ari kepada wartawan, Rabu (17/7/2024).
BACA JUGA: Sebuah Usaha Pengeringan Kayu Terbakar di Pundong, Tak Ada Korban Jiwa
Menurut dia, kronologi pencurian bermula saat korban mengantarkan istrinya untuk bekerja di RSA UGM. Dikarenakan masih terlalu pagi, YSA menyempatkan ibadah dan istirahat di masjid di lingkungan rumah sakit.
“Nahasnya malah jadi korban pencurian oleh pelaku dengan kerugian mencapai sekitar Rp9 juta,” katanya.
Usai kejadian, korban melaporkan pencurian ini ke petugas keamanan setempat. Ciri-ciri pelaku diketahui lewat CCTV yang terpasang di area rumah sakit.
“Pelaku akhirnya bisa ditangkap di hari yang sama saat berada di salah satu masjid di Jalan Magelang,” ungkapnya.
Atas perbuatannya ini, HN dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama tujuh tahun. “Tersangka sudah diamankan di rutan mapolsek untuk pemeriksaan lanjutan,” katanya.
HN mengakui terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan ongkos pulang. Pada awalnya, ia berangkat ke Jogja agar mendapatkan pekerjaan, tapi hingga dua hari belum juga memerolehnya.
“Saya dari Tuntang ke Jogja untuk bekerja, tapi belum juga dapat. Jadi, saya terpaksa mencuri untuk ongkos pulang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor