CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Lokakarya batik di Toko Batik Rianty, Malioboro, Selasa (6/2/2024). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mendorong pelaku UMKM di Bumi Sembada untuk menguasai dunia digital. Pemanfaatan teknologi ini diyakini mampu mengembangkan sektor usaha yang dimiliki secara massif.
“Pelaku UMKM harus berani mencobanya untuk terjun ke dunia digital,” kata Kustini, Kamis (18/7/2024).
Menurut dia, dengan kemajuan teknologi dan informasi akan sangat membantu, khususnya dalam upaya pemasaran. Pasalnya, dengan program digitalisasi maka jangkauan yang dimiliki akan lebih luas sehingga produknya juga semakin dikenal.
“Pemasaran online ini sangat penting dalam pengembangan usaha. Jadi, harus bisa memanfaatkan dunia digital dalam berusaha,” katanya.
Selain itu, Kustini juga meminta kepada pelaku UMKM untuk terus berinovasi serta mengikuti berbagai event yang ada. Dengan begini, sambung dia, bisa membantu dalam upaya peningkatan perekonomian.
“Harus aktif dan terus berinovasi,” katanya.
Adapun untuk pengembangan produk yang dimiliki, ia menginstruksikan kepada Dinas Koperasi dan UKM agar memberikan pendampingan secara berkala. Peningkatan kualitas produk sangat dibutuhkan agar keberadannya bisa diterima pasar secara luas.
“Jadi harus didampingi terutama menyangkut kualitas produk hingga pengemasannya agar memiliki daya saing,” katanya.
BACA JUGA: Fokus Gerakan 3M Cegah DBD, Dinkes DIY Belum Memperluas Penerapan Wolbachia
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Tina Hastani menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi pengembangan UMKM di Bumi Sembada. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar sambung rasa dengan pemerintah.
“Kegiatan ini untuk mendengar berbagai permasalahan dalam pengembanga UMKM dan nanti dicarikan Solusi agar terus bisa berkembang,” katanya.
Menurut dia, pendampingan juga dilakukan terhadap upaya penguatan produk yang dihasilkan. Tina tidak menampik banyak pelaku usaha yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Tidak hanya masalah produk, tapi juga upaya pemasarannya. Selain itu, juga bisa menggandeng sektor pariwisata sehingga keberadaannya dapat saling melengkapi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.