Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Petugas BKSDA Jogja mengevakuasi merak Hijau dari permukiman warga di Nanggulan, Kamis (9/9/2024)./istimewa-BKSDA Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO–Seekor burung merak hijau di Dusun Bandung, Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, dievakuasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogja. Satwa dilindungi tersebut diketahui berada di permukiman warga beberapa waktu terakhir.
Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Jogja, Raditya Nugraha menjelaskan informasi keberadaan merak hijau di wilayah tersebut awalnya diketahui saat petugas BKSDA Jogja tengah melakukan kegiatan pendataan keanekaragaman hayati (kehati) di luar kawasan konservasi.
“Pendataan kehati yang dilakukan meliputi pendataan jenis satwa dan tumbuhan, dan salah satu lokasinya dilakukan di wilayah Donomulyo, Nanggulan. Ada masyarakat yang melaporkan perihal keberadaan merak hijau di wilayah tersebut,” ujarnya, Jumat (9/8/2024).
Merak hijau itu diperkirakan sudah ada sejak akhir tahun lalu. Hanya saja tidak diketahui asal merak tersebut. Perkiraan petugas, merak tersebut merupakan satwa lepasan dan tidak diketahui pemiliknya karena tidak ada warga yang mengaku memiliki merak tersebut.
Dari informasi masyarakat sekitar, burung tersebut berperilaku seperti merak pada umumnya, seperti bertengger, makan, berteduh dan istirahat. “Seringkali merak terlihat bertengger di atap rumah warga dan pada malam hari akan tidur di sekitar rumah warga,” katanya.
Setelah petugas mendapatkan laporan keberadaan merak hijau di permukiman warga, petugas segera melaporkan kepada struktural lingkup BKSDA Jogja dan segera dilakukan evakuasi. Proses evakuasi dilaksanakan pada Kamis (8/8/2024) oleh personel Resor Konservasi Kulonprogo dan tim dari Seksi Konservasi Wilayah I Sleman.
Selanjutnya merak hijau dititiprawatkan di Lembaga Konservasi yang ada di DIY yakni di Gembira Loka Zoo (GL Zoo). “Merak hijau tersebut akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu dan akan dilakukan perawatan lebih lanjut sehingga nantinya siap untuk dilepasliarkan ke alam,” paparnya.
Merak hijau itu akan dilepas liarkan di habitatnya, salah satunya yakni Taman Nasional Alas Purwo. Merak hijau (Pavo muticus) merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi berdasarkan P. 106/2016 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.