DPMPTSP Kota Jogja Luncurkan Katalog Data Perizinan Digital
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Peternak udang vaname di Pantai Samas Bantul /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul menilai ada peluang pengembangan udang vaname di Bantul. Komoditas tersebut pun mampu menghasilkan puluhan ton per bulan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budi daya, DKP Bantul, Kristanto Kurniawan menuturkan saat ini hanya ada satu pembudi daya udang vaname yang tercatat oleh DKP Bantul.
Dia menuturkan satu petambak budi daya tersebut mampu menghasilkan 350 ton udang vaname pada Januari-Juni 2024.
Menurut Kristanto udang vaname memiliki peluang untuk diekspor. Menurutnya, pangsa pasar ekspor produk tersebut sudah ada, namun saat ini pembudi daya komoditas tersebut di Bantul masih terbatas.
Dia menuturkan pembudi daya udang vaname memerlukan lahan yang luas. Menurutnya, di area Pantai Selatan Bantul sebagian besar merupakan lahan Sultan Ground, sehingga untuk pemanfaatannya menjadi lahan untuk budi daya udang vaname tidak bisa serta merta dilakukan.
BACA JUGA: Awal Pekan, Merapi Gugurkan Awan Panas Sejauh 1 Km Lebih
"[Udang vaname] bisa dibudidayakan, tapi fasilitas tempat budi daya harus dipikirkan, tidak semua tempat bisa. Dilihat dari tata ruang, kesesuaian dengan status tanah," ujarnya, Selasa (17/9/2024).
Dia menuturkan sebagian besar lahan di Pantai Selatan DIY merupakan SG membuat tidak banyak masyarakat yang terlibat dalam pembudidayaan udang vaname di sana. Padahal menurutnya, lokasi tersebut cocok dijadikan tempat budi daya lahan vaname.
Selain pembudi daya yang tercatat perizinannya, ada pula beberapa pembudi daya udang vaname lain di Bantul yang diduga belum berizin. Mereka pun membudi dayakan udang vaname hanya dalam kurun waktu tertentu.
"Pembudidaya berganti-ganti. Karena terkait perizinan, mereka banyak yang tidak berizin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Prabowo meminta penanganan bencana cepat dan terpadu. Enam pesawat TNI AU membawa 31 ton logistik ke NTT dan 500 pompa air ke Kalimantan.
Kualitas udara Palembang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap karhutla. BMKG mencatat PM2.5 mencapai 69,5 µg/m³.
BMKG mengingatkan gelombang 1,25-2,5 meter di perairan utara RI akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis ATSANI.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.