Koperasi Merah Putih Tamanmartani, Sleman, Gandeng 109 Pedagang Kelontong
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
Peternak udang vaname di Pantai Samas Bantul /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul menilai ada peluang pengembangan udang vaname di Bantul. Komoditas tersebut pun mampu menghasilkan puluhan ton per bulan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budi daya, DKP Bantul, Kristanto Kurniawan menuturkan saat ini hanya ada satu pembudi daya udang vaname yang tercatat oleh DKP Bantul.
Dia menuturkan satu petambak budi daya tersebut mampu menghasilkan 350 ton udang vaname pada Januari-Juni 2024.
Menurut Kristanto udang vaname memiliki peluang untuk diekspor. Menurutnya, pangsa pasar ekspor produk tersebut sudah ada, namun saat ini pembudi daya komoditas tersebut di Bantul masih terbatas.
Dia menuturkan pembudi daya udang vaname memerlukan lahan yang luas. Menurutnya, di area Pantai Selatan Bantul sebagian besar merupakan lahan Sultan Ground, sehingga untuk pemanfaatannya menjadi lahan untuk budi daya udang vaname tidak bisa serta merta dilakukan.
BACA JUGA: Awal Pekan, Merapi Gugurkan Awan Panas Sejauh 1 Km Lebih
"[Udang vaname] bisa dibudidayakan, tapi fasilitas tempat budi daya harus dipikirkan, tidak semua tempat bisa. Dilihat dari tata ruang, kesesuaian dengan status tanah," ujarnya, Selasa (17/9/2024).
Dia menuturkan sebagian besar lahan di Pantai Selatan DIY merupakan SG membuat tidak banyak masyarakat yang terlibat dalam pembudidayaan udang vaname di sana. Padahal menurutnya, lokasi tersebut cocok dijadikan tempat budi daya lahan vaname.
Selain pembudi daya yang tercatat perizinannya, ada pula beberapa pembudi daya udang vaname lain di Bantul yang diduga belum berizin. Mereka pun membudi dayakan udang vaname hanya dalam kurun waktu tertentu.
"Pembudidaya berganti-ganti. Karena terkait perizinan, mereka banyak yang tidak berizin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
SPPG Banjarharjo II di Muntuk, Dlingo, Bantul, kembali beroperasi sejak 19 Oktober setelah melengkapi kebutuhan tenaga inti.
Pemkab Bantul menyiapkan pemindahan rute jeep wisata dari zona inti ke zona penyangga Gumuk Pasir untuk menjaga kelestarian bentang alam barchan.
Kementerian PKP menargetkan bedah 10.300 rumah tak layak huni di DKI Jakarta pada 2026 untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemkab Banyumas mendorong insentif komisi dan diskon bagi agen travel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk diskon 30% di Baturraden dan Menara Terat