Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Sejumlah peserta CPNS Pemda DIY bersiap mengikuti tes SKD di BLPT Jogja pada Rabu (16/10/2024)./ Harian Jogja - Yosep Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) tahun 2024 resmi dimulai hari ini, Rabu (16/10/2024). Ribuan peserta dari berbagai daerah di Jogja dan sekitarnya antusias mengikuti rangkaian tes yang digelar di BLPT Jogja.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Amin Purwani, menyampaikan bahwa pelaksanaan SKD tahun ini berjalan lancar. “Hari pertama ini dan Jumat besok kami bagi menjadi dua sesi, dan seterusnya akan ada empat sesi setiap harinya,” ujar Amin.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk tetap menjaga integritas dan tidak tergiur dengan berbagai macam penawaran terkait kelulusan. “Kami ingatkan kembali bahwa tidak ada jalur khusus untuk lulus seleksi CPNS. Semua harus melalui proses yang transparan dan terbuka,” katanya.
Salah satu peserta, Dewi Nuraini asal Purworejo, mengaku sengaja memilih Pemda DIY karena formasi yang ditawarkan cukup banyak dan jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahnya. “Saya melamar posisi pengawas benih di Dinas Pertanian DIY. Sudah lama ingin menjadi PNS, dan ini adalah kesempatan pertama saya,” ungkapnya.
BACA JUGA: 17.933 Peserta Bakal Ikuti SKD CPNS DIY, BKD Imbau Jaga Kesehatan dan Konsentrasi
Dewi berharap dapat diterima sebagai CPNS karena menurutnya, pekerjaan sebagai PNS lebih menjanjikan dibandingkan dengan pekerjaannya saat ini sebagai honorer di pemerintah desa.
Senada dengan Dewi, peserta lainnya, Dewi Masita, juga memiliki alasan yang sama. Lulusan UPN Jogja ini melamar di formasi yang sama dengan Dewi. “Saya memilih Pemda DIY karena peluangnya lebih besar dan jurusannya sesuai dengan latar belakang pendidikan saya,” ujarnya. Dewi optimistis dapat lolos seleksi dan meraih cita-citanya sebagai PNS.
Proses seleksi SKD CPNS Pemda DIY dilakukan secara ketat. Peserta harus melalui beberapa tahap, mulai dari registrasi, pemeriksaan barang bawaan, hingga memasuki ruang Computer Assisted Test (CAT). Selama pelaksanaan tes, panitia pengawas dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) turut memantau jalannya tes untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan prosedur.
Seleksi SKD CPNS Pemda DIY akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Setelah Pemda DIY, seleksi akan dilanjutkan dari Kabupaten Kulonprogo, Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kota Jogja. Bagi para peserta yang lolos seleksi SKD, akan mengikuti tahap seleksi berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman