Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Jogja, Yunianto Dwisutono (kiri) dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat (kanan) membuka Kongres FPRB Kota Jogja, di Hotel Harper, Selasa (29/10/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja menggelar Kongres Forum Pengurangan Risiko bencana (FPRB), di Hotel Harper, Selasa (29/10/2024). Forum ini melibatkan unsur pentahelix untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat, menjelaskan unsur pentahelix yang dilibatkan dalam FPRB yakni terdiri dari unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, media massa dan dunia usaha. “Forum ini semoga jadi jembatan, media konunikasi dan koordinasi yang melibatkan stakeholder pentahelix,” ujarnya.
FPRB sebelumnya baru terbentuk di tingkat prpvinsi, maka tahun ini BPBD Kota Jogja menargetkan terbentuknya FPRB kota jogja. “Kesadaran masyarakat terkait bencana semakin hari semakin meningkat. Yang menjadi tantangan dalam penguranan risiko bencana salah satunya yakni rendahnya kesadaran masuarakat,” katanya.
Kongres ini untuk membentuk kepengurusan FPRB Kota Jogja, setelah sebelumnya diawali dengan serangkaian diskusi, Kemudian puncaknya adalah pengukuhan pengurus FPRB Kota Jogja di Balaikota Jogja oleh PJ Walikota Jogja.
“Ke depan FPRB harapanya bisa menjadi mitra independen kebencanaan dari Pemkot Jogja. Harapannya bisa membuat suatu rencana kerja dan program, supaya tidak hanya terbentuk pengurus tapi kegiatannya ga ada,” ungkapnya.
Mewakili Sekda Kota Jogja, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Jogja, Yunianto Dwisutono, menuturkan berdasarkan hasil kajian pengurangan risiko bencana, Kota Jogja memiliki tujuh potensi bahaya, meliputi banjir, wabah penyakit, cuaca ekstrim, gempa bumi, kegagalan teknologi, kekeringan dan letusan Gunung Merapi.
“169 kampung sudah dibentuk dan beri bantuan KTB [Kampung Tangguh Bencana]. Peran FPRB diharapkan menjadi mitra strategis bagi Pemkot Jogja dalam pengurangan risiko bencana, karena kalau diserahkan ke BPBD saja tanpa peran pentahelix, tidak akan terlaksana,” ungkapnya.
FPRB diharapkan bisa memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan, bersinergi dalam berkolaborasi lintas sektor dan multi pihak. “Untuk menciptakan koordinasi efektif dalam penanggulangan bencana,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan