Tempe Pondoh Sleman Dipatenkan, Nyaris Diklaim Pihak Lain!
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.
Foto ilustrasi. Taman Gunungkidul di Perbatasan Gunungkidul dan Bantul, Kapanewon patuk Gunungkidul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berkomitmen membangun infrastruktur guna mendorong kesejahteraan masyarakat Gunungkidul. Adapun pembangunan yang masih bergulir hingga saat ini ada empat proyek.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan pembangunan pertama adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Padukuhan Selang I, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari.
Pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut memakan anggaran hingga Rp363.164.000.
Proyek tersebut melibatkan Kelompok Pengelola dan Pemanfaat (KPP) Lestari Mulya. Adapun pengelolaannya nanti diserahkan kepada Pemerintah Kalurahan Selang.
IPAL tersebut memiliki dimensi 6,4 meter X 3 meter X 2,6 meter dengan jaringan pipa sepanjang 1.495,6 meter. Jaringan IPAL tersebut akan melayani 46 rumah tangga dan satu Musala.
Pembangunan infrastruktur kedua yang masih berlangsung yaitu rehabilitasi ruas Jalan Candirejo Semanu – Hargosari, Kapanewon Tanjungsari. Perbaikan ruas ini dilakukan sepanjang 300 meter dari total panjang ruas jalan 3 kilometer (km). Jalur ini merupakan jalur wisata.
BACA JUGA: 5 Mobil Pemkab Kulonprogo Dilelang, Paling Murah Rp9 Juta, Ini Daftarnya
“Pekerjaan dilakukan bertahap guna meningkatkan aksesibilitas warga dan wisatawan,” kata Rakhmadian dalam keterangan tertulis, Rabu (27/11/2024).
Pembangunan ketiga adalah jaringan irigasi Daerah Irigasi Air Tanah Sumur Pompa (DIAT SP) Temu di Kalurahan Pulutan dengan anggaran Rp1,2 miliar dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Irigasi 2024. Pembangunan tersebut mencakup saluran terbuka sepanjang 2,6 km dengan beton siklop untuk meminimalkan kebocoran.
Rakhmadian menambahkan selain rehabilitasi jaringan tersebut, pihaknya juga membangun jaringan baru untuk mendukung pengairan lahan seluas 48 hektare (ha).
Pembangunan keempat adalah jalan lingkungan sebagai upaya peningkatan Prasarana dan Utilitas Umum (PSU). Jalan sepanjang 356,5 meter tersebut dibangun menggunakan cor rabat beton dengan anggaran Rp192,3 juta.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen terus membangun dan meningkatkan infrastruktur demi mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen untuk terus membangun dan meningkatkan infrastruktur demi mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Cek jadwal terbaru KRL Jogja–Solo 23 Mei 2026. Berangkat tiap jam, tarif Rp8.000, rute Tugu–Palur lengkap.
Timnas Indonesia umumkan 44 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026. Cek daftar lengkap skuad vs Oman dan Mozambik.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.