Perpusda Baru Sleman Masih Menunggu Lampu Hijau Anggaran
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Seorang pengendara sendang melintasi tanjakan Clongop di Kapanewon Gedangsari. (Harian Jogja/David Kurniawan)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Jalan baru pengganti ruas Hargomulyo - Watugajah di Tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul akan dibuka pada Rabu (1/1/2025).
Ruas jalan tersebut nantinya dapat mengurai arus lalu lintas yang masuk ke Gunungkidul dari sisi utara.
Manajer Jalan PT Suradi Sejahtera Raya (SSR), Apri Novianto mengatakan pihaknya masih melakukan pembersihan badan jalan dari sisa-sisa material pembangunan. Saat ini, kontraktor juga masih melakukan pengecatan.
"Nanti tanggal 31 Desember kami lakukan serah terima tapi administratif saja. Tidak ada seremonial khusus,” kata Apri dihubungi, Minggu (29/12/2024).
Apri mengaku jalan baru tersebut juga telah digunakan oleh warga sekitar setelah PT SSR memberlakukan buka-tutup jalan ketika sore hari. Banyak kendaraan bermotor masuk badan jalan, utamanya warga yang pulang bekerja.
Menurut dia, jalan baru tersebut dapat menjadi jalan alternatif pengurai arus lalu lintas yang masuk ke Gunungkidul dari sisi utara. Meski begitu, Apri tidak dapat memastikan penggunaan jalan setelah pembukaan pada 1 Januari 2025.
Pasalnya, sejauh 200 meter dari pekerjaan jalan, ada ruas jalan amblas dan tebingnya longsor.
“Sebagian badan jalan longsor sekitar 30 meter panjangnya. Padahal itu jadi jalan masuk dari arah selatan atau Nglanggeran. Kami tidak tahu ke depan jalan longsor apakah layak dilewati atau tidak,” katanya.
Meski ada penutupan, Apri menegaskan penutupan di titik longsor menjadi kewenangan pemerintah daerah. PT SSR hanya mengampu jalan baru yang masih dalam perawatan hingga Desember 2025. Dengan begitu, apabila ada kerusakan pada jalan, PT SSR akan memperbaiki jalan baru tersebut.
Disinggung ihwal titik longsor di wilayah pekerjaan jalan baru, Apri menjelaskan kontraktor telah mengembalikan pasangan batu dan bronjong di lokasi semula.
“Kami belum melakukan shotcrete ke tebing yang longsor itu. Kemarin arahannya biar pergerakan tanah selesai dulu baru shotcrete,” ucapnya.
Panewu Gedangsari, Eko Krisdiyanto telah menjelaskan titik jalan amblas di Tanjakan Clongop mengalami penurunan secara ajeg sekitar 15–20 sentimeter. Penurunan terjadi setiap hari.
Penurunan amblesan jalan tersebut terjadi lantaran ada pergerakan tanah hingga 250 meter ke dasar tebing. Apabila tidak segera ditangani, maka longsor besar akan terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.