Kemarau, Kasus Kebakaran Lahan di Gunungkidul Melonjak
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Personel dari Polsek Gedangsari terlihat sedang melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo yang menjadi lokasi wisata dadakan. Sabtu (18/1/2025). - Ist / dok. Polsek Gedangsari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul mengimbau kepada pengunjung di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sabtu (1/2/2025) Dilakukan penyisiran di lokasi tersebut dengan menghasilkan satu truk sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, usai pembangunan jalan baru di Tanjakan Clongop menjadi spot wisata dadakan karena pemandangannya yang indah. Hampir setiap sore di lokasi ini dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah sehingga memunculkan masalah baru.
Viralnya Tanjakan Clongop membuat banyak pedagang yang berjualan untuk memenuhi kebutuhan pengujung. Sayangnya, kesadaran Masyarakat membuang sampah dirasa masih kurang sehingga menjadi masalah tersendiri.
“Dibuang secara sembarangan mulai di pinggir, bahu jalan sampai di jurang,” kata Hary, Minggu (2/2/2025).
Menurut dia, upaya penangnaan juga sudah dilakukan dengan menyisir di sekitar lokasi. Adapun hasilnya, pada Sabtu menemukan sampah berserakan hampir satu truk di spot yang viral ini.
“Kami sudah memberikan edukasi ke pedagang agar tidak membuang sembarangan,” katanya.
Guna masalah tersebut tidak terulang, pihaknya sudah membuat surat edaran berkaitan dengan pengelolaan sampah. Diharapkan para pedagang bisa menyediakan kantong plastic untuk tempat membuang sisa makanan atau minuman dari pembeli.
“Kami tidak bisa menyediakan fasilitas sampah karena lokasi tersebut bukan rest area. Namun, tetap ada koordinasi dengan pihak terkait untuk menangani sampah yang dibuang secara sembarangan di Jalan Clongop,” ungkapnya.
Terpisah, Panewu Gedangsari, Eko Krisdiyanto saat dikonfirmasi tidak menampik adanya aktivitas pembuangan sampah secara sembarangan di spot wisata dadakan di Jalur Clongop. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga sudah membentuk satgas penanggulangan sampah.
“Sudah kami bentuk dan nantinya akan dioptimalkan dalam upaya penanganan sampah di sekitaran jalan baru di Tanjakan Clongop,” kata Eko.
Menurut dia, permasalahan tidak hanya berkaitan dengan sampah, tapi juga mengenai parkir sembarangan yang mengganggu aktivitas lalu lintas. Guna mengantisipasi hal ini sudah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait dengan rencana pemasangan spanduk atau banner peringatan.
“Tidak boleh buang sampah atau parkir sembarangan. Selain itu, juga ada peringatan lokasi yang rawan longsor,” katanya. (David Kurniawan)
Foto Istimewa Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul,
Sejumlah petugas sedang melakukan penyisiran sampah yang dibuang sembarangan di jalur baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari. Sabtu (1/2/2025)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Kamis 30 Juli 2026. BMKG memprediksi cuaca cerah di seluruh wilayah Yogyakarta dengan suhu berkisar 21-30 derajat Celsius.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 28 Juli 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.