APK Calon Lurah PAW Bermunculan, Satpol PP Sleman Tak Berwenang Mengawasi
APK calon lurah PAW ditemukan di sejumlah titik Sleman. Satpol PP menyebut pengawasannya tidak mencakup pelaksanaan Pilur PAW.
Jemaah calon haji asal Bumi Sembada sedang bersiap mengikuti manasik haji di Firdaus Fatimah Zahra, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/2/2025). Ist/kemenagsleman
Harianjogja.com, SLEMAN– Sebanyak 250 jemaah calon haji dari Bumi Sembada mengikuti manasik haji di Firdaus Fatimah Zahra, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/2/2025).
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sleman, Noor Imanah mengatakan calon haji atau calhaj yang mengikuti manasik tersebut menggunakan sumber pembiayaan mandiri.
BACA JUGA: Proses Teken Kontrak Layanan Haji dengan Vendor di Arab Saudi Ditarget Kelar 14 Februari
Adapun manasik dengan sumber biaya dari Pemerintah akan digelar setelah Hari Raya Idulfitri. “Ada bimbingan manasik yang pembiayaannya dari Pemerintah. Pesertanya seluruh jemaah calon haji,” kata Noor dihubungi, Selasa (11/2/2025).
Noor menambahkan bimbingan manasik akan digelar dua kali, yaitu di Masjid Agung Sleman dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Saat ini, Kankemenag Sleman juga masih menunggu pelunasan biaya perjalanan haji.
Dia menerangkan manasik haji perlu diikuti agar calhaj memiliki persiapan maksimal sebelum berangkat ke Tanah Suci. Manasik juga dilaksanakan dengan dipandu pembimbing ibadah haji berpengalaman dan profesional.
"Manasik haji adalah kegiatan pelatihan atau simulasi ibadah haji yang dilakukan sebelum berangkat ke Tanah Suci," katanya.
Dengan begitu, calhaj akan semakin memahami tata cara dan hikmah ibadah haji. Noor juga menyampaikan calhaj asal Sleman juga telah mengikuti kegiatan pra manasik yang digelar sebelas kali pertemuan di Masjid Agung Sleman.
"Kalau total jemaah yang akan berangkat tahun ini data terbaru belum ada. Data estimasinya ada 1.173 orang. Mestinya dari kemarin data fix-nya. Tapi ini kami masih menunggu,” katanya.
Lebih jauh, Noor menjelaskan manasik haji juga penting agar mental calhaj siap baik sebelum maupun ketika tiba di Tanah Suci. Ketidaksiapan mental akan memengaruhi kesehatan, utamanya bagi calhaj lansia.
“Pemeriksaan kesehatan juga sudah berjalan di seluruh Puskesmas. Calon haji sudah menerima berita acara istithaah-nya,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Sleman, Sidik Pramono mengatakan calhaj yang berangkat pada 2025 ditentukan berdasarkan urutan pendaftaran. “Info selanjutnya kami masih menunggu Kantor Wilayah Kemenag DIY,” kata Sidik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APK calon lurah PAW ditemukan di sejumlah titik Sleman. Satpol PP menyebut pengawasannya tidak mencakup pelaksanaan Pilur PAW.
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.