RPS Hargobinangun Kelola 4 Ton Sampah per Hari, Meski Minim Alat
RPS Hargobinangun di Kaliurang mampu mengelola hingga 4 ton sampah per hari meski masih minim alat modern dan armada pengangkut.
Foto ilustrasi sekolah - StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman menyampaikan ada perubahan daya tampung jalur Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau yang dulu disebut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Perubahan daya tampung mendasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 3/ 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.
Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dwi Warni Yuliastuti, mengatakan pihaknya baru menerima Permendikdasmen 3/ 2025 tersebut pada Senin (3/3/2025). Saat ini, Disdik masih memelajari Permen tersebut sebelum membuat draft Peraturan Bupati (Perbup).
“Ada beberapa aturan yang berbeda. Hal yang berubah secara drastis ada pada proporsi atau daya tampun dan terminologi,” kata Warni dihubungi, Rabu (5/3/2025).
Terminologi zonasi saat ini berganti dengan domisili. Pergantian terminologi ini juga diikuti dengan perubahan daya tampung dari yang sebelumnya 25% menjadi paling sedikit 40%. Adapun jalur mutasi atau yang dulu disebut perpindahan tugas orang tua memiliki daya tampung paling banyak 5% dari daya tampung satuan pendidikan.B
BACA JUGA: Sistem Penggerobak Dijalankan, Masih Ada Warga Jogja Buang Sampah ke Depo
Adapun jalur afirmasi saat ini paling sedikit 20% dibandingkan tahun sebelumnya paling sedikit hanya 15%. Lalu, jalur prestasi paling sedikit saat ini 25% dari daya tampung satuan pendidikan.
“Saya menyampaikan SPMB SMP. Kalau SD sejauh ini kami lihat tidak ada perubahan. Kami tetap mendasarkan Permendikdasmen itu meski ada evaluasi PPDB sebelumnya. Kami nanti akan menyampaikan SPMB ke masyarakat dengan segala sumber,” katanya. Pengumuman pendaftaran penerimaan murid baru dilaksanakan paling lambat pekan pertama Mei 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPS Hargobinangun di Kaliurang mampu mengelola hingga 4 ton sampah per hari meski masih minim alat modern dan armada pengangkut.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.