Warga Gunungkidul Diimbau Amankan Ternak dari Serangan Hewan Liar
Musim kemarau meningkatkan risiko serangan hewan liar di pesisir Gunungkidul. Warga diminta memindahkan kandang ternak lebih dekat ke rumah.
Ilustrasi lurah atau kepala desa. - Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Jawatan Pelayanan Umum di Kapanewon Karangmojo, Suyanto ditunjuk sebagai Pejabat Lurah Natah, Nglipar.
Penunjukan dilakukan karena Lurah definitif, Wahyudi mengundurkan diri pada pertengahan Mei 2025.
BACA JUGA: Lurah Natah, Gunungkidul Mengundurkan Diri
Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintahan Kalurahan, Dinas Pemebrdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP2KB) Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan, pelantikan PJ Lurah Natah berlangsung Kamis (12/6/2025).
Berdasarkan hasil putusan rapat Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) disepakati Kepala Jawatan Pelayanan Umum di Kapanewon Karangmojo, Suyanto sebagai pengganti Wahudi yang menggundurkan diri dari jabatan lurah.
“Proses berjalan dengan lancar dan PJ Lurah Natah sudah aktif bekerja,” kata Kriswantoro, Jumat (13/5/2025).
Dia menjelaskan, pengunduran lurah definitive sudah diajukan sejak menyatakan mundur pada 15 Mei 2025. Meski demikian, proses pengisian belum bisa dilakukan karena sesuai dengan regulasi dalam Perda tentang Lurah, pemberhentian dan penunjukan PJ harus melalui rapat bamuskal.
“Memang lewat persetujuan bupati, tapi untuk pemberhentian dan pengangkatan harus melalui usulan bamuskal,” ungkapnya.
Disinggung mengenai proses Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk memilih lurah definitis, Kriswantoro belum bisa memastikan. Ia berdalih hingga sekarang masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat sebagai turunan dari Undang-Undang tentang Desa yang baru.
“Jadi kami juga masih menunggu regulasi. Idealnnya harus melalui PAW, tapi berhubung aturannya belum ada, maka masihd diminta menunggu,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Lurah Natah, Nglipar, Wahyudi mengundurkan diri sebagai lurah. Hal ini disampaikan oleh Panewu Nglipar, Sustiwiningsih saat dihubungi, Jumat (16/5/2025).
“Tembusan surat pengajuan mengundurkan diri sudah kami terima, Kamis [15/5/2025],” kata Sustiwingsih.
Berdasarkan surat pengajuan yang diterima, alasan Lurah Wahyudi mundur dari jabatannya dikarenakan merasa tidak melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. “Alasannya karena sudah tidak mampu lagi menjabat sebagai lurah. Tapi, kalau dilihat dari usia, Lurah Wahyudi baru berumur sekitar 63 tahun,” ungkapnya.
Menurut dia, pengunduran ini juga sudah diproses melalui rapat bamuskal untuk menunjuk penggantinya. “Kita dapat tembusan, sedangkan untuk pemberhentian dan penanggkatan harus melalui Surat Keputusan bupati,” kata Sustiwiningsih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musim kemarau meningkatkan risiko serangan hewan liar di pesisir Gunungkidul. Warga diminta memindahkan kandang ternak lebih dekat ke rumah.
Timnas Indonesia unggul 1-0 atas Mozambik di babak pertama laga FIFA lewat gol Ole Romeny setelah dominasi sejak awal laga.
Chatib Basri membantah ditawari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo, tegaskan pertemuan hanya bahas ekonomi.
Pembayaran pajak Sleman kini bisa dilakukan secara digital melalui BYOND by BSI, lebih cepat, praktis, dan transparan.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menorehkan catatan positif dengan maraih dua prestasi sekaligus dalam pembangunan nasional.
KPK menahan Bupati Muara Enim Edison dalam kasus suap 2025-2026. Empat tersangka ditahan usai OTT di Jakarta dan Sumsel.