Cuaca Ekstrem Serang Kolam Gurame Sleman, Tebar Benih Diminta Ditunda
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Ilustrasi siswa baru - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2025 jenjang sekolah dasar (SD) via jalur online/ daring di Sleman telah selesai. Hasilnya, 56 SD Negeri (SDN) kekurangan siswa minimal 20 rombongan belajar (rombel).
Kepala Seksi Kelembagaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman, Sartini, mengatakan kuota atau daya tampung SD Negeri yang belum terisi penuh masih dapat diisi melalui pendaftaran jalur offline/ luring. Jalur luring dibuka sehari pada Kamis (19/6/2025).
BACA JUGA: Pelaksanaan SPMB 2025 Dikeluhkan Orang Tua Siswa
Sebagai contoh SDN Banyuraden Gamping yang memiliki daya tampun 28 kursi namun hanya mendapat delapan pendaftar. Dari delapan tersebut hanya enam yang diterima sehingga menyisakan 22 kursi. Kekurangan siswa juga terjadi di SDN Tuguran Gamping, Nogosaren Gamping, dan Nyamplung Gamping.
Di Kapanewon Godean ada satu SDN kekurangan murid yaitu SDN Sidoluhur. Di Kapanewon Moyudan ada SDN Sejati dan SDN Ngijon 3. Di Kapanewon Minggir ada SDN Kwayuhan, Sendangagung, Dalangan 2, Jonggrangan, Daratan, dan Balangan 2.
Di Kapanewon Seyagan ada SDN Kadangan 2 dan Margokaton. Di Kapanewon Mlati ada SDN Sinduadi Barat, Ngemplaknganti, Kaweden, Sendangadi 1, Rogoyudan, Sinduadi 2, dan Bakalan. Di Kapanewon Depok ada SDN Kledokan, Gejayan, Karangwuni 1, Nolobangsan, Caturtunggal, Adisutjipto 1, dan Samirono.
Di Kapanewon Prambanan ada SDN Dadapsari dan Kenaran 1. Di Kapanewon Kalasan ada SDN Karangnongko 2. Di Kapanewon Ngaglik ada SDN Minomartani 1, Donoharjo, Taraman, Minomartani 2, dan Rejosari.
Di Kapanewon Sleman ada SDN Jetisjogopaten dan Murten. Di Kapanewon Tempel ada SDN Merdikorejo, Banyurejo 4, dan Cungkuk. Di Kapanewon Turi ada SDN Donokerto, Nganggrung, dan Sukorejo.
Di Kapanewon Pakem ada SDN Pandanpuro 1, Baratan, Tawangharjo, Paraksari, Blembem, dan Turen. Di Kapanewon Cangkingan ada SDN Cancangan, Kiyaran 1, Kuwang, Kiyaran 2, dan Umbulharjo 2.
Ada satu SDN yang memiliki sisa daya tampung terbanyak yaitu SDN Samirono Depok dengan daya tampung mencapai 56 kursi. Adapun pendaftarnya ada 15 orang dengan sepuluh orang diterima. Sisa daya tampung ada 46 kursi.
“SD Negeri yang belum terisi penuh masih bisa mengisi lewat jalur luring hari ini. Sekarang masih proses pelaporan pendaftar; untuk pelaporan total jadi satu dengan yang online. Data rekapitulasi baru ada besok pagi,” kata Sartini dihubungi, Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Pemerintah menghormati putusan MK soal pemisahan anggaran MBG dari dana pendidikan dan akan mengkaji dampaknya terhadap APBN.
Prabowo meminta gubernur dan bupati tidak mengerahkan warga untuk menyambut kunjungan kerjanya agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam.
Dokter bedah onkologi mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Kasus terus meningkat dan banyak pasien datang saat stadium lanjut.
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka kasus dugaan TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menahannya selama 20 hari.