Enam Kebakaran Terjadi Sehari di Kulonprogo, Bakar Sampah Jadi Pemicu
Enam kebakaran terjadi di Kulonprogo dalam sehari pada Minggu, 6 September 2026. Mayoritas dipicu bakar sampah yang merembet.
Ilustrasi uang. /Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, KULONPROGO – Sejumlah pekerja di Kabupaten Kulonprogo sudah mendapat kucuran dana bantuan subsidi upah (BSU) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Namun, untuk jumlah pastinya pekerja belum diketahui angka pastinya. Lantaran pendataan dilakukan dari pusat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kulonprogo, Bambang Sutrisno menjelaskan, penyaluran BSU kepada pekerja di Kulonprogo melalui bank himbara sudah dilakukan. Di antaranya melaui Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BNI. "Sudah ada penyaluran BSU dari bank-bank Himbara tersebut namun khusus Kulonprogo tidak terdeteksi jumlah data pekerja yang menerimnya," katanya, Minggu (29/6/2025).
Adapun penyaluran BSU dari PT Pos belum dilakukan. Sebelumnya, validasi data sudah dilakukan dari Disnaker Kulonprogo sampai 25 Juni lalu. Pendataan utamanya berkaitan dengan rekening bank himbara penerima BSU. Pasalnya, dari pendataan lalu, masih ditemukan pekerja yang rekening bank himbaranya sudah tidak aktif.
“Nomor rekening banknya banyak yang tidak aktif. Jumlah penerima BSU belum terdata masih on proses,” kata Bambang.
Pria yang pernah menjabat Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kulonprogo ini menjelaskan, tahap I pencairan BSU sudah dilakukan. Pencairannya dimulai Juni dengan calon penerima sebanyak 3.699.896 pekerja di seluruh Indonesia.
Dari jumlah calon penerima tersebut, sementara ini sudah ada 2,4 juta pekerja yang mendapatkan BSU dan sisanya masih dalam proses pencairan. Bambang mengaku, data tersebut diterimanya dari Kemenaker.
Penerima BSU di tahap II mencapai 4.535.422 pekerja yang juga dari mayoritas daerah masih verifikasi dan validasi. “Datanya divalidasi di pusat,” katanya.
Dia mengatakan, untuk jumlah pekerja di Kulonprogo yang menerima BSU tidak bisa diprediksi dan diperkirakan. Pasalnya proses verifikasi dilakukan di pusat antara Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan dan Kemenaker untuk pemadanan data.
Bahkan, BPJS Ketenagakerjaan sendiri pun hanya menerima hasil verifikasi dari tiga kementerian tersebut. “Di Kulonprogo ada 168 perusahaan dengan jumlah pekerja sekitar 10.600. Kami tidak mengetahui hasil verifikasi dari kementerian, harapannya semuanya dapat,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kebakaran terjadi di Kulonprogo dalam sehari pada Minggu, 6 September 2026. Mayoritas dipicu bakar sampah yang merembet.
Rupiah diprediksi menguat ke Rp17.480 per dolar AS hari ini. Rupiah sebelumnya ditutup naik 121 poin ke level Rp17.511.
Operasi caesar dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus bayi. Pemberian ASI menjadi salah satu cara menjaga kesehatan pencernaan anak.
Timnas basket putra Indonesia dipastikan dalam kondisi fit untuk menghadapi Jepang pada laga pertama Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi di sejumlah kota pada Kamis. Simak prakiraan cuaca lima wilayah DIY.
GSMA mencatat 68% korban penipuan digital mengalami kerugian finansial. AI membuat modus scam makin sulit dikenali konsumen.