Api Mirip Bara Muncul di Bekas Tumpukan Sampah Dlingo, BPBD Turun Tangan
Api dan asap muncul dari bekas tumpukan sampah di Dlingo, Bantul, selama sekitar sepekan. BPBD menyelidiki pemicu dan memantau lokasi.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 19 Bantul mulai menerima sejumlah perlengkapan sekolah yang dijanjikan pemerintah.
Kepala SRMA 19 Bantul, Agus Ristanto, menyebut pada Kamis (14/8) siang pihaknya sudah menerima dua jenis seragam, yakni seragam OSIS dan pramuka.
BACA JUGA: Mpok Alpha Meninggal Dunia
Selain itu, Agus menjelaskan, sebelumnya pihak sekolah juga telah mendapatkan dua seragam olahraga berupa training warna biru dan merah.
Kedua seragam tersebut langsung dibagikan kepada para siswa untuk digunakan sesuai kebutuhan sekolah.
“Seragam sekolah yang sudah diterima dan dibagikan kepada siswa ada dua seragam training warna biru dan merah,” ujarnya pada Jumat (15/8).
Tak hanya seragam, atribut pramuka, perlengkapan OSIS, dan sepatu sekolah juga sudah sampai dan dibagikan kepada 200 siswa.
Sementara itu, perlengkapan lain seperti alat tulis kantor (ATK) masih menunggu distribusi.
Agus mengatakan telah mendapatkan informasi bahwa kebutuhan sekolah yang belum diterima masih berada dalam proses pendistribusian.
“Ya kami berharap (keperluan SRMA 19 Bantul) turun semuanya, seperti yang dijanjikan oleh pemerintah. Dari laptop, ATK, buku, perdapuran (peralatan dapur), dan lainnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, seragam yang telah diterima akan digunakan sesuai jadwal dan ketentuan sebagaimana sekolah pada umumnya. Namun, karena belum semua perlengkapan turun, siswa sementara memakai seragam yang sudah tersedia.
“Seperti saat ini, dikarenakan ada kegiatan lomba-lomba untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI, maka anak-anak menggunakan seragam training,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Api dan asap muncul dari bekas tumpukan sampah di Dlingo, Bantul, selama sekitar sepekan. BPBD menyelidiki pemicu dan memantau lokasi.
Jorge Martin mundur dari MotoGP Malaysia 2026 karena kesulitan mengerem akibat cedera pergelangan tangan kanan. Aprilia kini fokus memulihkan kondisinya.
Suka menulis dan sedang memilih jurusan kuliah? Simak tujuh pilihan jurusan, mata kuliah yang dipelajari, serta prospek kerja lulusannya
Alex Marquez merebut pole position MotoGP Malaysia 2026 di Sepang dengan waktu 1 menit 56,493 detik. Marc Marquez berada di posisi kedua.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan kualifikasi Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Maximo Quiles merebut pole position, Hakim Danish ketiga.
Simak jadwal bola Sabtu, 31 Oktober 2026, mulai dari Chelsea vs Manchester United, Manchester City vs Brighton, hingga pertandingan Bundesliga.