Cuaca Ekstrem Serang Kolam Gurame Sleman, Tebar Benih Diminta Ditunda
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, sedang meluncurkan layanan Peralihan Hak Tanah Elektronik di Kantor Pertanahan Sleman, Kalurahan Tridadi, Sleman, Jumat (15/8/2025)./ Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN Kabupaten Sleman mencatat ada sekitar 3.000 berkas pertanahan yang masuk dalam satu bulan. Guna mempercepat layanan, Kantah Sleman kemudian meluncurkan layanan Peralihan Hak Tanah Elektronik di Kantor Pertanahan Sleman, Kalurahan Tridadi, Sleman, Jumat (15/8/2025).
Kepala Kanwil BPN DIY, Dony Erwan Brilianto, mengatakan ada lima layanan yang sering Kantah Sleman berikan kepada masyarakat, seperti pengecekan sertifikat tanah, peralihan hak tanah warisan dan jual beli, pendaftaran hak tanggungan, roya, serta pendaftaran tanah pertama kali.
“Hampir 43 persen layanan pengecekan sertifikat tanah ada di Kabupaten Sleman,” kata Dony dalam sambutannya di Kantah Sleman, Jumat (15/8/2025).
Dony menerangkan pengecekan sertifikat menjadi tahap pertama yang harus dilalui apabila masyarakat ingin mengakses layanan peralihan hak tanah, hak tanggungan, maupun roya. Layanan pengecekan sertifikat ini coba dibenahi Kantah Sleman.
BACA JUGA: Realisasi Investasi Triwulan II 2025 di Sleman Mencapai Rp2,2 Triliun
Dia berharap layanan Peralihan Hak Tanah Elektronik dapat memangkas waktu layanan dari sehari menjadi lima menit. Menurut Dony, Kementerian ATR/BPN memang sedang mengubah layanan konvensional/ manual ke elektronik.
“KPK juga meminta kami mengurangi layanan tatap muka. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan syarat-syarat tambahan jika tatap muka,” katanya.
Kepala Kantor Pertanahan Sleman, Imam Nawawi, mengatakan layanan inovasi ini merupakan bentuk komitmen Kantah Sleman dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di Kabupaten Sleman.
Layanan peralihan hak tanah elektronik itu, kata Imam memungkinkan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk mengakses layanan dengan mudah tanpa perlu datang langsung ke Kantor Pertanahan Sleman. Layanan dapat diakses daring/ online dan PPAT bisa menindaklanjuti lewat petugas loket. “Layanan sudah bisa diakses hari ini juga,” kata Imam.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan transformasi digital seleras dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan selaras denga upayak Pemkab Sleman dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.