Seleksi Lurah PAW Sleman, 21 Bakal Calon Dinyatakan Lolos
Sebanyak 21 bakal calon lurah dalam proses pengisian lurah melalui mekanisme pergantian antarwaktu di Kabupaten Sleman dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Creative Weeks - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwista (Dispar) Kabupaten Sleman menyampaikan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Danais untuk sektor pariwisata yang dikelola Dispar mencapai Rp427 juta. Alokasi ini akan dihabiskan untuk menyelenggarakan Sleman Creative Week (SCW).
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Sleman, Irawati Palupi Dewi, mengatakan ada beberapa rangkaian acara dalam SCW 2025. Secara umum ada Pesta Gulali, Sinergi, Bedog Art Festival, dan Sleman Kite. Khusus, Bedog Art biasanya lokasi acara ada di Studio Banjarmili.
BACA JUGA: Sultan HB X: Danais Bukan Kompensasi Politik
Adapun Sleman Kite, Dispar masih melakukan pembahasan. Begitupun Pesta Gulali. Namun, Dispar mengaku akan menggelar Pesta Gulali di salah satu Desa Wisata. Pemilihan jadwal gelaran SCW mendasarkan pada Bulan Ekonomi Kreatif Kabupaten Sleman yang ada di bulan Oktober sebagaimana tercantum di SK Bupati Sleman No. 72/2022 tentang Bulan Ekonomi Kreatif.
“Kalau 2026 baru kami ajukan Danais, tapi belum tahu juga apakah disetujui. Angka hampir sama. Kami baru rapat membahas itu,” kata Irawati dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Penyelenggaraan SCW 2026 berpotensi terdampak pemangkasan Danais oleh Pemerintah Pusat. Dari angka pengajuan awal Rp1,6 triliun, DIY direncanakan hanya mendapat Rp500 miliar. Ada pemangkasan 50%.
Di lain pihak, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Sleman, Ishadi Zayid, mengatakan pemangkasan Danais tentu memengaruhi distribusi dana itu ke kabupaten/ kota di DIY. Hanya, dia tidak dapat memberikan banyak tanggapan.
“Kami hanya pengguna setelah kami mengajukan. Paniradya yang mendistribusikan. Berapa yang kami dapat ya kami sesuaikan,” kata Zayid.
BACA JUGA: Dana Transfer DIY Dipotong, Eko Suwanto: Pengaruhi Pencapaian Pembangunan
Zayid memberi contoh pemangkasan Danais 2025 yang menyebabkan penundaan sejumlah program/ kegiatan yang ada. Padahal, Disbud sangat bergantung pada Danais sebagai penyelenggara urusan keistimewaan. “Festival Dalang Cilik juga akhirnya batal karena Danais tahun ini berkurang,” katanya.
Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya, dan Seni Disbud Sleman, Dekhi Nugroho, sempat mengatakan 53% program kegiatan di Disbud Sleman ditunda lantaran pemangkasan Danais. Disbud direncanakan mendapat Rp14 miliar namun turun menjadi Rp7 miliar.
Adapun kegiatan yang ditunda ada Festival Ketoprak, Festival Dalang, Festival Teater, dan Festival Warisan Budaya. Artinya, hampir semua kegiatan Disbud Sleman ditunda. Dengan adanya pemangkasan Danais 2026, kemungkinan besar penyelenggaraan acara-acara ini masih akan ditunda di tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 21 bakal calon lurah dalam proses pengisian lurah melalui mekanisme pergantian antarwaktu di Kabupaten Sleman dinyatakan lolos seleksi administrasi.
OJK mencabut izin usaha 13 bank sepanjang 2026. Berikut daftar BPR dan BPRS yang izinnya dicabut hingga September.
Konstruksi Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman ditargetkan rampung Desember 2026 dan diharapkan memperlancar arus Jateng-DIY.
Apindo meminta kewajiban sertifikasi halal 18 Oktober 2026 ditunda karena ekosistem industri dan rantai pasok dinilai belum siap.
209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Peoples’ Conservation Summit 2026 di UGM melahirkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia dan 13 tuntutan perubahan arah konservasi.