Pilur Serentak Rampung, Pemkab Gunungkidul Siapkan SK Lurah Terpilih
Pemkab Gunungkidul memproses SK pelantikan 31 lurah terpilih hasil pilur serentak. Pelantikan dijadwalkan pada 27 November 2026.
Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Teka teki jasad di Pantai Krakal di Kapanewon Tanjungsari yang ditemukan pada 4 Agustus 2025 sudah ada kepastian identitasnya. Hasil tes DNA yang dilakukan bahwa jasad tersebut identik dengan Azka Nurfadillah korban hilang di Pantai Siung, Purwodadi, Tepus pada 26 Juli 2025.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko mengatakan, sudah mendapatkan kabar dari pihak keluarga Azka terkait dengan penemuan jenazah di Pantai Krakal. Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya hasil tes DNA yang dilakukan menemukan titik temu terkait dengan hilangnya Azka di Pantai Siung.
BACA JUGA: Warga Banguntapan Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah
Berdasarkan hasil tersebut dipastikan bahwa mayat ditemukan merupakan Azka, pengunjung perempuan asal Jakarta yang hilang di akhir Juli lalu. “Hasil DNA identik. Sebab untuk kepastian identitas adan pengambilan sampel dari keluarga Azka. Adapun hasilnya cocok sehingga dipastikan temuan mayat di Krakal merupakan, jasad korban yang hilang di Pantai Siung,” kata Sunu, Selasa (9/9/2025).
Menurut dia, berdasarkan komunikasi dengan pihak keluarga, untuk kepastian juga ada bukti Salinan tes DNA yang membuktikan ada kecocokan antara kedua sampel yang diambil. “Kami ikut lega karena akhirnya korban hilang di Pantai Siung dapat diketemukan,” ungkapnya.
Azka diketahui datang ke Pantai Siung pada Kamis (24/7/2025) untuk camping dengan menyewa tenda. Namun, pada Sabtu (26/7/2025) dinyatakan hilang setelah izin sewa tenda habis dan dibongkar pemilik, tapi keberadannya tidak diketahui.
“Sempat ada yang melihat di area Watu Togok dan diminta pulang oleh Petugas SAR,” katanya.
Berdasarkan laporan dari petugas parkir di Pantai Siung diketahi ada sepeda motor Honda Vario 160 yang terparkir hingga Minggu siang. Hasil koordinasi dengan pihak Polsek Tepus diketahui kendaraan tersebut dibawa oleh Azka, pengunjung perempuan yang dinyatakan hilang.
“Didalamnya ada STNK, ponsel dan SIM atas nama bersangkutan karena ada tas dan kunci kontak motornya,” katanya.
Terpisah, Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyanto belum bisa dimintai keterangan. Saat dihubungi yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Meski demikian, pada saat jasad di Pantai Krakal ditemukan mengatakan bahwa sudah ada upaya pencocokan DNA dengan keluarga korban yang hilang di Pantai Siung. “Seminggu setelah ditemukan mayat, ada pengambilan sampel DNA dari pihak keluarga untuk dicocokan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memproses SK pelantikan 31 lurah terpilih hasil pilur serentak. Pelantikan dijadwalkan pada 27 November 2026.
BPBD Sleman memperkuat mitigasi bencana Merapi melalui perbaikan jalur evakuasi, penambahan EWS, edukasi warga, dan simulasi rutin.
Karhutla dan kabut asap memaksa Isenmulang Kalteng FC menjamu Java United di Stadion Maguwoharjo. Kick-off pukul 15.30 WIB.
Dua tahun Prabowo-Gibran, pekerja informal mencapai 87,88 juta orang dan PHK menembus 63.789 orang sepanjang Januari-September 2026.
DPRD Bantul meminta wacana penghapusan otomatis naik kelas dikaji matang, dengan pendampingan siswa, kesiapan guru, dan sarana sekolah
Pemerintah mengombinasikan modifikasi cuaca, dry ice, dan NaCl untuk menangani karhutla. Simak hasil operasi di Sumatra dan Kalimantan.