Kulonprogo Bersiap Hadapi Banjir, Sungai dan Drainase Disorot
DPRD Kulonprogo mendorong normalisasi sungai, pembersihan drainase, dan kolaborasi lintas instansi untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko (kiri) memberikan piagam penghargaan terbaik pertama terhadap Desa Wisata Sidorejo yang diberikan kepada ketuanya Ichsan (kanan)./ Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO - Lomba desa wisata se-Kulonprogo yang digelar di Pantai Congot menasbihkan Desa Wisata Sidorejo dari Kapanewon Lendah menjadi yang terbaik dari 28 peserta lainnya. Terdapat lima desa wisata terbaik yang terpilih dengan Sidorejo menjadi yang pertama. Terdapat lima dewan juri yang menilai 28 desa wisata peserta.
Pelaksana tugas Dinas Pariwisata Kulonprogo, Sutarman mengatakan dewan juri diketuai oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendoro. Sedangkan empat anggotanya yakni Bobby Ardyanto Setyo Ajie dari GIPI, Ani Wijayanto dari akademisi, Octo Lampito dan Martha Sasongko yang sama-sama praktisi media professional. "Juri memilih lima desa wisata terbaik berdasarkan konten video yang dikirim dengan bobot nilai 40 persen dan sisa penilaian mencakup seluruh layanan dan pameran desa wisata yang diberikan," katanya kepada wartawan, Minggu (28/9/2025).
Sutarman mengaku, lomba desa wisata kali ini digelar sesuai arahan GKR Bendoro selaku Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY. Arahan tersebut yakni adalah table top mempertemukan perwakilan desa wisata dengan biro travel agen. Adapun lima desa wisata terbaik yakni, posisi pertama Desa Wisata Sidorejo, kedua Desa Wisata Banjarasri, ketiga Desa Wisata Gulurejo, keempat Desa Wisata Widosari, dan kelim Desa Wisata Glagah.
BACA JUGA: Uji Coba Jembatan Pandansimo Besok, Dibuka dari Arah Kulonprogo-Bantul
"Gelaran ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi desa wisata sehingga bisa bersaing meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya," imbuhnya. Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko menegaskan lomba desa wisata ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pariwisata Kulonprogo. Bukan hanya sekadar kompetisi mencari yang terbaik dan puas dengan kemenangan.
Menurutnya, pariwisata Kulonprogo harus bisa percaya diri dengan kearifan lokal yang dimiliki sehingga bisa bersaing di kancah nasional bahkan internasional. " Semoga dengan adanya lomba desa wisata, pariwisata Kulonprogo semakin berkembang dan terus maju," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, GKR Bendoro mendorong para pengelola desa wisata untuk lebih giat lagi promosi desa wisatanya. Dia menilai, pengelolaan desa wisata di Kulonprogo sudah banyak yang bagus. Tetapi untuk teknik promosinya masih banyak yang harus dibenahi.
"Masih banyak yang terjebak pada video dokumenter belum video promosi," ucapnya. Selain itu, secara konten promosi masih banyak yang belum percaya diri mengangkat keunikan masing-masing desa wisatanya. Video promosi harus memberikan informasi lengkap seperti rute, tarif, contact person dan sejenisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo mendorong normalisasi sungai, pembersihan drainase, dan kolaborasi lintas instansi untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.
BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir di tujuh kota, gelombang laut hingga 4 meter, serta potensi banjir rob di sejumlah pesisir.
Ketua DPD Golkar DIY Singgih Januratmoko memastikan Musda XI Golkar Gunungkidul tetap digelar dan meminta kader menjaga soliditas.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Sabtu 31 Oktober 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk tujuh kandidat Direktur Jenderal WHO. Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027.
Kelurahan Gowongan mengedukasi orang tua tentang TBC pada anak sebagai upaya mencegah penularan dan mendukung pencegahan stunting.