KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
PKL menutup lapaknya di tempat relokasi parkir ABA, di eks Menara Kopi Kotabaru, beberapa waktu lalu. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Para pedagang di kawasan Menara Kopi atau yang dikenal dengan TKP Abu Bakar Ali 2 mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menertibkan parkir liar di Jalan Margo Utomo atau kawasan Malioboro yang dinilai menghambat arus wisatawan ke Menara Kopi.
Pengelola Menara Kopi, Suharyanto Aqil menilai masih adanya parkir liar di Jalan Margo Utomo yang menutup peluang wisatawan datang ke Menara Kopi. Menurutnya, wisatawan lebih banyak memilih parkir di kawasan tersebut dibandingkan di kawasan Menara Kopi. Sehingga pendapatan tukang parkir dan pedagang di kawasan Menara Kopi menurun drastis dibandingkan sebelum direlokasi.
“Dulu sudah disepakati kawasan Sumbu Filosofi, dari Tugu ke selatan, harus bebas dari bus besar. Tetapi sampai sekarang masih ada kantong parkir bus liar. Ini merugikan kami,” katanya, Rabu (15/10/2025).
Menurut Aqil, kondisi tersebut membuat 230 orang pedagang yang direlokasi ke Menara Kopi kehilangan penghasilan. “Sekarang wisatawan yang datang ke sini nol. Dulu bisa dapat Rp100.000–Rp200.000 per hari, sekarang sama sekali tidak ada pemasukan,” katanya.
Dia pun berharap ada langkah konkrit dari Pemkot Jogja terhadap permasalahan tersebut. Pemkot Jogja menertibkan parkir liar di Jalan Margo Utomo agar ada peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Menara Kopi.
“Kalau sampai Minggu [19/10/2025] tidak ada kejelasan, kami sepakat akan kembali berjualan di sekitar Posko Gumatan,” katanya.
Petugas parkir Menara Kopi Saiful Anwar menilai kawasan Menara Kopi strategis, namun kalah saing dengan parkir liar yang masih beroperasi di sekitar kawasan Malioboro. Dia menyebut saat weekend hanya ada sekitar satu hingga dua bus yang parkir di Menara Kopi. Sementara saat weekdays hampir tidak ada bus pariwisata yang parkir di sana.
“Kami bayar pajak dan kontrak resmi, tapi justru yang liar dibiarkan. Sekarang pendapatan nol, saya bahkan terpaksa jadi tukang parkir liar di tempat lain demi bertahan hidup,” ucapnya.
Sementara pedagang pakaian, Suhadi menuturkan selama lima bulan berjualan di lokasi baru, total penghasilannya hanya sekitar Rp130.000. Padahal sebelumnya, pedapatannya mencapai Rp100.000-200.000 per hari.
“Kami sudah nurut dipindah tanpa protes, tapi sampai sekarang tak ada pendampingan dari pemerintah. Janji menutup parkir liar pun belum terealisasi,” katanya.
Sementara Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menuturkan pihaknya akan menertibkan parkir liar di Jalan Margo Utomo tersebut. Meski begitu menurutnya pihaknya akan mengkaji keberadaan parkir di sana.
“Itu akan kita tertibkan, tetapi kami kaji dan diskusikan dengan banyak pihak dulu secapatnya,” katanya.
Hasto juga akan membuat rekayasa lalu lintas di kawasan Kota Baru yang mendorong arus kunjungan wisatawan ke Menara Kopi. Pihaknya juga akan membuat halte Transjogja di depan Menara Kopi. Selain itu, ada pedestrian untuk pejalan kaki yang akan dibangun di sana.
“Saya kira sebelum Minggu [19/10/2025] itu bisa bisa direalisasikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.