Perlinsos Jadi Basis Bansos 2027, Penerima Bantuan di Kulonprogo Wajib Daftar
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu-satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini. (Dok)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rencana penerbangan langsung (direct flight) dari Turki ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) masih menunggu konfirmasi resmi. Pengelola bandara menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi baik dari otoritas penerbangan maupun maskapai terkait pembukaan rute baru tersebut.
General Manager Bandara YIA, Ruly Artha, mengaku telah mendengar kabar mengenai kesepakatan bilateral Indonesia-Turki untuk perluasan konektivitas penerbangan ke YIA. Namun, hingga Rabu (29/10/2025) pihaknya belum mendapatkan konfirmasi langsung.
"Sampai saat ini kami belum mendapat konfirmasi langsung baik dari maskapai maupun otoritas terkait perihal penerbangan langsung antara YIA dan Turki," ujarnya.
Ruly menambahkan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. "Nantinya akan kami sampaikan secara resmi setelah ada kejelasan," imbuhnya.
Kondisi ini membuat pengelola Bandara YIA belum melakukan persiapan khusus untuk rute tersebut. Meski demikian, Ruly memastikan YIA memiliki fasilitas dan kapasitas memadai untuk melayani penerbangan internasional, termasuk direct flight Turki jika benar terealisasi.
"Kami masih memantau perkembangan rencana rute YIA-Turki. Ke depan, jika ada peluang pembukaan rute baru, tentu kami akan mendukung dengan menyiapkan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan," tegasnya.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Ruly menilai realisasi penerbangan langsung Turki-YIA akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian dan pariwisata DIY. Sektor bisnis dan kargo juga diprediksi ikut terdampak positif dengan adanya konektivitas internasional baru ini.
"YIA dapat menjadi pintu masuk wisatawan dan investor dari kawasan Timur Tengah dan Eropa. Rute ini juga akan memperluas pasar ekspor bagi komoditas DIY," jelas Ruly.
Dukungan untuk Embarkasi Haji 2026
Terpisah, pengelola Bandara YIA menyatakan kesiapan mendukung rencana embarkasi haji di Kulonprogo tahun 2026. Ruly menegaskan kesiapan dari aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, hingga kelancaran pelayanan jemaah.
"Embarkasi haji memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi YIA sebagai bandara internasional," paparnya.
Persiapan infrastruktur telah dilakukan, termasuk fasilitas terminal, area keberangkatan, dan kedatangan internasional. Pengaturan pergerakan penumpang dan bagasi juga telah disesuaikan dengan standar pelayanan haji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Polri menjelaskan alasan mutasi 88 pati dan pamen setelah Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri sebagai bagian dari percepatan organisasi.
Operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-21. Sebanyak 188 korban dievakuasi, sementara 55 korban masih dalam pencarian.
Corriere dello Sport menyoroti perjalanan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh.
UIN Sunan Kalijaga masuk kelompok 801–1000 dunia THE WUR 2027 dan tercatat di posisi kedua nasional bersama sejumlah kampus Indonesia.
Marc Marquez menemukan kenyamanan pada motor Ducati setelah modifikasi sebelum sprint race MotoGP Jepang dan meraih kemenangan di Motegi.