Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ilustrasi Perizinan./IST/Bisnis.com
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul memastikan pemeliharaan aplikasi Online Single Submission (OSS) yang dilakukan Pemerintah Pusat tidak mengganggu pelayanan perizinan di daerah.
Pejabat Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Gunungkidul, Etni Priskila, mengatakan pihaknya sudah menerima pemberitahuan terkait pemeliharaan jaringan OSS yang dilakukan karena adanya penyesuaian sistem dengan Peraturan Pemerintah No.28/2025.
“Upaya perbaikan ini juga sudah kami umumkan secara online,” kata Etni saat dihubungi, Jumat (7/11/2025).
Rencananya, pemeliharaan sistem berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat pukul 21.00 WIB hingga Minggu (9/11/2025) pukul 06.00 WIB. Selama masa tersebut, pengajuan perizinan yang dilakukan pelaku usaha akan tertunda sementara hingga sistem kembali aktif.
Etni memastikan kegiatan pemeliharaan tidak berdampak signifikan terhadap pelayanan karena dilakukan pada hari libur. “Kebetulan hari libur, jadi dampaknya bisa ditekan sekecil mungkin,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga Jumat siang layanan OSS masih bisa diakses. Pendampingan perizinan berusaha untuk kelompok usaha minuman herbal di Kalurahan Wareng, Wonosari juga tetap berjalan lancar.
“Kami berharap proses pemeliharaan berjalan lancar dan sistem bisa kembali normal secepatnya,” kata Etni.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agung Danarko, menegaskan sistem OSS merupakan platform utama pengurusan izin usaha di Indonesia yang langsung terhubung dengan sistem nasional.
“Semua izin usaha sekarang diproses melalui OSS. Ini kebijakan nasional yang wajib diikuti seluruh daerah,” jelasnya.
Agung menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk mempercepat proses perizinan dan terus mendorong iklim investasi yang kondusif di Gunungkidul. Salah satu upaya yang dilakukan adalah temu bisnis dengan investor yang digelar akhir Oktober lalu.
“Dalam pertemuan itu kami paparkan potensi investasi di sekitar Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Mudah-mudahan makin banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya di Gunungkidul,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.