Medan Sulit Bikin Harga Air Bersih Gedangsari Rp350.000 per Tangki
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat berziarah ke taman makam pahlawan dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan. Senin (10/11/2025)/ Foto Istimewa-Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengajak generasi muda meneladani semangat juang pahlawan demi wujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kepahlawanan tidak ditentukan oleh jabatan, tetapi berdasarkan asas manfaat yang diberikan,” kata Mbak Endah setelah menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025).
Dia menjelaskan, usai meraih kemerdekaan, para pahlawan tidak berpangku tangan atau bersantai-santai. Di awal-awal kemerdekaan, mereka tidak hanya berusaha berjuang mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga kembali ke masyarakat untuk mengajar dan membangun, sehingga upaya pengabdian terus dilakukan.
“Perjuangan para pahlawan yang telah dilakukan sudah bisa dirasakan oleh generasi muda. Makanya, semangat para pahlawan harus diteladani untuk meneruskan cita-cita maupun perjuangan yang telah dilakukan,” katanya.
Endah berharap anak-anak muda dapat mewarisi semangat kerja keras dan pantang menyerah yang dimiliki pahlawan. Hal itu penting selain untuk meraih masa depan yang lebih baik, juga dalam rangka membangun Indonesia, khususnya di Kabupaten Gunungkidul.
“Ini adalah modal besar bagi generasi muda. Semangat perjuangan yang pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk kemakmuran bangsa dan negara,” katanya.
Hal yang tak jauh berbeda disuarakan oleh Soegiman, salah seorang veteran yang mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan. Menurut dia, apa yang dirasakan hari ini tidak lepas dari jerih payah para pahlawan.
“Anak-anak muda harus bisa mencontohnya karena semangat juang dan pantang menyerah yang dimiliki para pahlawan, maka kemerdekaan bisa diraih,” katanya.
Menurut Soegiman, keberlangsungan Bangsa Indonesia ke depannya berada di pundak para generasi muda. Oleh karena itu, ia berharap generasi muda bisa memberikan kontribusi yang baik dalam upaya pembangunan sehingga dapat memberikan manfaat yang nyata.
“Tentunya peran dari generasi muda sangat dinanti. Tetapi, agar bisa memberikan kontribusi yang nyata, maka butuh bimbingan dan harus dipersiapkan mulai dari sekarang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k
Hindari malware di Android dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin akses, dan mengaktifkan Google Play Protect.
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.