Investasi Sleman Tembus Rp931,7 Miliar, Kelistrikan Terbesar
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Ilustrasi Gamelan - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman akan menyalurkan hibah alat musik ke sejumlah kelompok seni masyarakat. Hibah ini merupakan bentuk dukungan pengembangan kebudayaan di Bumi Sembada.
Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya, dan Seni Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman, Dekhi Nugroho, mengatakan pengadaan alat musik sudah dilakukan dan semuanya telah datang.
Alat musik yang akan dihibahkan antara lain alat musik Badui (empat set), alat musik jathilan (empat set), alat musik hadroh (empat set), alat musik bregada (empat set), dan alat musik kubro (tiga set). Penyerahan paling tidak akan dilakukan pada pekan pertama Desember 2025.
“Tinggal penyerahan saja ke kelompok. Kami menunggu Bupati pulang dari pelatihan, karena yang menyerahkan beliau,” kata Dekhi saat dihubungi, Kamis (13/11/2025).
Pengadaan alat musik gamelan ini menggunakan sumber anggaran dari Dana Keistimewaan sebesar Rp238,6 juta. Kata Dekhi, pengadaan ini masih akan dilakukan pada tahun depan. Hanya saja, ia belum tahu jumlah sasarannya. Disbud masih menunggu kepastian alokasi Danais pada awal Desember 2025.
Pengadaan ini juga berasal dari permohonan masyarakat. Apabila tidak ada permohonan, Disbud tidak melakukan pengadaan. “Setelah permohonan masuk, kami usulkan. Kami verifikasi. Memang tidak semua dapat,” katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman, Ishadi Zayid, mengatakan pemberian hibah alat musik tersebut harus menggunakan SK Bupati. Menyusul penerbitan SK, pemberian alat musik segera dilakukan.
Meski leading sector pengembangan kebudayaan ada di Disbud, tanggung jawab pengembangannya juga berada di setiap perangkat daerah. “Kami mendampingi saja, termasuk mendampingi kalurahan kalau mau mendaftarkan karya budaya jadi WBTb,” kata Zayid.
Disinggung mengenai efisiensi anggaran sebesar 62% di perangkat daerah di Kabupaten Sleman, ia mengaku hal itu tidak akan terlalu berpengaruh terhadap kegiatan atau program kebudayaan di Bumi Sembada. “Kegiatan kami menggunakan sumber dana dari Danais. Berbeda kalau Danais kena pemotongan, mungkin program kami juga kena,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.