Dispar Kulonprogo Perluas Retribusi Digital, Sasar Waduk Sermo
Dispar Kulonprogo memberlakukan permanen retribusi QRIS di Pantai Glagah dan menargetkan perluasan ke destinasi lain, termasuk Waduk Sermo.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, KULONPROGO—Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo mencatat kenaikan permintaan darah hingga 100 kantong per bulan. Kesadaran donor masyarakat pun menjadi kunci pemenuhan kebutuhan rumah sakit.
Ketua PMI Kulonprogo, Arif Prastowo, mengatakan bahwa instansinya harus menyediakan minimal 400 kantong darah setiap bulannya. Menurutnya, jumlah itu sudah mengalami peningkatan sekitar 100 kantong dari rata-rata tahun-tahun sebelumnya. "Kami itu setiap bulan paling tidak 400 kantong harus kami sediakan. Ini sudah meningkat 100 kantong per bulan rata-rata dari tahun-tahun sebelumnya," jelasnya, Minggu (30/11/2025).
Arif menilai peningkatan tersebut menandai adanya penambahan tindakan medis di rumah sakit yang memerlukan transfusi darah. Menurutnya, jika ketersediaan darah di PMI terbatas sementara permintaan terus meningkat, tentu akan mengganggu pemenuhan kebutuhan darah di rumah sakit. Dia menilai kesadaran masyarakat untuk berbagi dan membantu sesama dengan mendonorkan darah sudah cukup baik.
"Karena kita tahu jika terjadi keterlambatan bahkan ketidaktersediaan darah maka bisa berakibat fatal bagi pasien," ucapnya. Arif mengaku, setiap bulannya permintaan mencapai 400 kantong darah, sehingga PMI Kulonprogo harus menyediakan lebih dari jumlah tersebut. Menurutnya, selalu diupayakan setidaknya 500 hingga 600 pendonor setiap bulannya agar dapat terus memenuhi permintaan.
"Ini tidak mudah tetapi saya sangat optimis dengan perkembangan sekarang kesadaran masyarakat Kulonprogo mendonorkan darahnya rutin bisa membantu kestabilan darah PMI," lanjutnya. Penyakit demam berdarah disebut dapat menambah banyak permintaan kantong darah ke PMI, sebab penderitanya setidaknya membutuhkan empat sampai lima kantong darah.
Arif menegaskan, pihaknya selalu menjaga komunikasi yang baik dengan para pendonor sukarela. Kalangan tersebut merupakan kelompok yang paling rutin mendonorkan darahnya. "Bisa dua hingga tiga bulan sekali mendonorkan dan itu kami selalu ingatkan," ungkapnya.
Untuk memenuhi tingginya permintaan darah, PMI Kulonprogo juga berkeliling ke berbagai kapanewon. Mereka mempromosikan pentingnya donor darah, termasuk ke tingkat SMA sederajat, agar para siswanya rutin mendonorkan darah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispar Kulonprogo memberlakukan permanen retribusi QRIS di Pantai Glagah dan menargetkan perluasan ke destinasi lain, termasuk Waduk Sermo.
Janice Tjen/Venus Williams gagal melaju ke final Guangzhou Open 2026 setelah kalah dari Polina Kudermetova/Maria Timofeeva dalam duel tiga set.
Sutradara Rian Johnson meluncurkan Chromagraph, aplikasi kamera iPhone dengan pemrosesan foto sinematik. Harganya Rp64.000 tanpa langganan.
Mahasiswa perlu menyiapkan keterampilan sebelum lulus kuliah. Berikut delapan skill penting untuk menghadapi dunia kerja dan membangun karier.
KPM mendesak pembentukan TPF independen untuk mengusut lima indikasi pelanggaran dalam peristiwa aksi Malioboro pada 28 Oktober 2026.
Pebalap MotoGP mengeluhkan aspal Sirkuit Sepang yang terkelupas. Serpihan batu bertebaran, grip ban menurun, dan lima kecelakaan terjadi.