Pemkab Kulonprogo Rotasi Pejabat, Susilaningsih Jadi Direktur RSUD Wates
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Ilustrasi gedung sekolah rusak - JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kerusakan gedung sekolah di Kulonprogo kembali menjadi sorotan DPRD menyusul keterbatasan data dan anggaran rehabilitasi yang belum mampu menjangkau seluruh satuan pendidikan.
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kulonprogo mengakui belum melakukan survei menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah. Data kerusakan masih bersumber dari laporan satuan pendidikan melalui data pokok pendidikan yang bersifat dinamis.
Dari sekitar 800 satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP, hanya 14 sekolah yang mendapat rehabilitasi pada 2025, ditambah 11 sekolah penerima bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat yang dilaksanakan secara swakelola.
Komisi IV DPRD Kulonprogo yang membidangi pendidikan mendorong adanya perhatian terhadap gedung sekolah yang rusak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo diharapkan dapat bisa menindaklanjuti setiap kondisi bangunan sekola yang alami kerusakan. Lantaran kondisi gedung sekolah penting untuk menjamin kenyamanan kegiatan belajar mengajar (KBM) tanpa ada rasa khawatir.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo, Jeni Widyatmoko menemukan, infrastruktur sekolah yang rusak di SD Negeri Hargotirto, SDN Kepek, dan SMP Negeri 4 Pengasih. Menurutnya kondisi bangunan di sekolah tersebut harus segera dapat penanganan agar tidak menimbulkan kekhawatiran bagi guru dan murid yang melakukan KBM.
"Itu baru contoh yang mungkin saja ada juga di sekolah-sekolah lainnya. Kami berharap agar dapat ditindaklanjuti segera oleh Pemkab," katanya, Senin (15/12/2025).
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana PAUD, Pendidikan Non Formal, SD dan SMP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Gigih Muktitama mengatakan, belum ada survei menyeluruh untuk semua satuan pendidikan.
Menurutnya, data kerusakan hanya diambil dari data pokok pendidikan terkait sarpras yang berasal dari satuan pendidikan. Kondisi tersebut menjadikan kebenaran datanya belum dapat dipastikan, karena dapat berubah sewaktu-waktu dan masih banyak yang belum mengisi data tersebut.
"Setiap tahun telah dianggarkan rehabilitasi dan pemeliharaan bangunan satuan pendidikan. Tahun ini 14 sekolah yang ditangani, sedangkan sekolah PAUD, SD, SMP ada kurang lebih 800 satuan pendidikan di Kulonprogo," ucapnya.
Gigih mengakui, sekolah yang ditangani kondisi bangunannya masih sangat kecil dibandingkan jumlah yang ada. Untuk penambahan sekolah masih berdasarkan proposal yang masuk, dan dana yang ada.
Menurutnya, belum semua pengajuan mampu dapat ditangani
"Tahun ini ada bantuan revitalisasi dari pusat sebanyak 11 satuan pendidikan yang dilaksanakan oleh sekolah secara mandiri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Oktober 2026 tersedia di Sleman dan Bantul. Cek lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.